Connect With Us

Mainan Koleksi Boyband Korea Hadir di Toys Kingdom

Muhamad Heru | Rabu, 20 November 2019 | 17:30

Mainan Collectible Figurine BT21 di Toys Kingdom. (Istimewa / Istimewa)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Pesatnya perkembangan musik Korea (KPOP) telah memberikan pengaruh yang cukup besar bagi industri lainnya, termasuk industri mainan, salah satunya koleksi BT21 yang sangat digandrungi anak muda.

Sebagai respons atas antusiasme pecinta KPOP yang besar, Toys Kingdom menjadi satu-satunya toko resmi di Indonesia yang menjual mainan collectible figurine BT21 secara eksklusif. 

"Hal ini juga merupakan wujud komitmen Toys Kingdom untuk hadir sebagai brand yang tidak hanya menyediakan mainan edukatif, namun juga sebagai pusat hobi dengan menyediakan mainan collectible," ujar Bart Nureka, Merchandising & Operational Director Toys Kingdom dalam keterangan tertulis yang diterima TangerangNews, Rabu (20/11/2019).

Mainan collectible figurine BT21 dengan karakter unik yang diciptakan oleh boyband asal korea itu hanya bisa didapatkan secara eksklusif mulai tanggal 22 November 2019 di 49 toko Toys Kingdom di Indonesia.

Mainan tersebut terdiri dari delapan karakter unik sebagai cerminan sifat anak-anak pada umumnya seperti Tata, karakter berkepala simbol hati dengan sifat yang percaya diri dan selalu ingin tahu, Mang si tokoh bertopeng kuda yang bersemangat dan gemar menari, Koya si koala lucu yang mahir bermusik dan menggambar, Shooky biskuit kecil berjiwa besar dan kuat, Cooky si kelinci berwarna pink yang gemar berolahraga.

Karakter lainnya yaitu Chimmy si puppy dengan hoodie berwarna kuning yang selalu ceria, serta RJ sosok alpaka putih yang penuh kehangatan dan keramahan. 

"Seluruh karakter tersebut dikemas dalam sebuah karakter bernama Van, berbentuk robot tangguh dan penyayang yang selalu melindungi seluruh karakter BT21," tambahnya.

Mainan ini ditawarkan dalam tiga tema berbeda, yaitu daily life yang menggambarkan aktivitas sehari-hari, summer vacation dengan nuansa santai di musim panas, dan stage performance dengan nuansa pentas hiburan. 

Tidak ketinggalan, tersedia juga BT21 set camper berbentuk mobil-mobilan dengan dudukan yang pas untuk seluruh karakter agar menambah keasyikan saat bermain. 

“Melalui peluncuran mainan ini, kami berharap pelanggan bisa mendapatkan collectible figurine BT21 dengan mudah sekaligus menjadi figur idola bagi anak-anak yang mengajarkan sifat percaya diri agar lebih semangat mengembangkan potensi diri dan menggapai prestasi," pungkasnya.

Koleksi mainan BT21 terbuat dari materi plastik berkualitas yang telah memenuhi sertifikasi Standar Nasional Indonesian (SNI), bebas dari kandungan kimia berbahaya, tidak mudah pecah, serta materi cat mainan yang tidak mudah pudar sehingga aman bagi anak-anak.(RMI/HRU)

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill