Connect With Us

Dewi Perssik Digugat Cerai Suami, Pengacara Sebut karena Tak Ada Kecocokan 

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:00

Dewi Perssik dan Angga Wijaya (Youtube DP / istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com- Pernikahan Dewi Perssik yang ketiga kali dengan Angga Wijaya  sudah berada diujung tanduk.  Rumah tangga yang baru dibangun sejak 2017 lalu itu tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. 

Sebab, Dewi Perssik digugat cerai oleh sang suami di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Senin 20 Juni 2022. Ketika ditanya kemungkinan karena adanya orang ketiga dalam rumah tangga tersebut, kuasa hukum Dewi Perssik menepis rumor tersebut.

 

"Enggak ada (orang ketiga), itu sama sekali enggak ada," ujar Sandy Arifin selaku kuasa hukum Dewi Perssik, saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Jumat 24 Juni 2022.

 

Adapun alasan Dewi Perssik digugat oleh sang suami menurut kuasa hukum Dewi Perssik lainnya, Wijayono Hadi Sukrisno, alasan sebenarnya Angga menggugat cerai Dewi Perssik karena hal mungkin tidak sepele. 

  

Menurut isi gugatan yang diajukan Angga, ketidakcocokan dan ketidaknyamanan menjadi alasan yang utama. "Kalau dari gugatan itu kami lihat ketidaknyamanan dan ketidakcocokan aja. Itu sih yang menjadi alasan (digugat cerai)," kata Wijayono Hadi Sukrisno.

Senada dengan itu kuasa hukum Angga Wijaya, Vicky Alexander, dalam kesempatan yang sama. "Kalau dari alasan sih ketidakcocokan aja sih alasan kami menggugat," ucap Vicky Alexander.

 

Sementara itu, diketahui bahwa Dewi Perssik dan Angga Wijaya sama-sama sudah menunjuk masing-masing dua kuasa hukum untuk menyelesaikan masalah ini. Rencananya, Dewi Perssik dan Angga akan hadir untuk sidang pertama dengan agenda mediasi pada Senin 4 Juli 2022. 

Namun, sebelum melakukan sidang di pengadilan, kedua belah pihak berencana untuk bertemu dan mediasi dengan kekeluargaan. Sebelum menikah dengan Angga, Dewi Perssik telah menikah dengan Saiful Jamil dan Aldi Taher. 

 

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

BANTEN
Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Rabu, 16 September 2026 | 19:11

Sinar Mas Land (SML) resmi menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI untuk memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill