Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia
Kamis, 26 Maret 2026 | 22:35
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebagai wilayah yang termasuk sibuk dan gencar akan pembangunan, jalanan di Tangerang kerap dilalui oleh kendaraan besar seperti bus dan truk.
Meski pemerintah setempat telah memberlakukan jam operasional tertentu untuk para kendaraan besar melintas, tetapi kendaraan-kendaraan tersebut tetap membandel.
Sebut saja beberapa jalan di Tangerang, seperti Jalan Perancis, lalu ada Jalan Raya Legok yang sangat sering dilalui kendaraan berat setiap harinya sehingga menimbulkan kemacetan.
Akibatnya, dari banyaknya kendaraan besar yang melintas, tak jarang menimbulkan kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat lantaran berusaha menyalip kendaraan besar tersebut.
Untuk itu, berikut tips aman untuk berkendara di sekitar kendaraan besar seperti dilansir dari tribunjakarta.com, Sabtu 19 November 2022.
Konsentrasi ekstra dan was was
Saat berada di dekat kendaraan berat semacam truk, pengendara wajib untuk berkonsentrasi ekstra, saat berusaha menyalip pun harus was was dan pastikan kondisi jalan aman dan tidak ada kendaraan lain dari arus yang berlawanan.
BACA JUGA: Tergelincir Genangan Air, Pemotor Tewas Masuk Kolong Truk di Balaraja Tangerang
Meski truk dalam keadaan melaju dengan kecepatan rendah, perasaan was was tetap harus dijaga. Sebab, terkadang truk mendadak berhenti atau mundur tiba-tiba, terutama ketika berada di jalanan menanjak.
Jaga jarak
Instruktur Defensive Driving Global Defensive Driving Consulting (GDDC), Andry Berlianto, mengatakan menjaga jarak merupakan cara aman terutama saat di sekitar kendaraan besar seperti truk.
Sebaiknya, pastikan posisi terpantau oleh pengemudi truk, tandanya adalah dengan terlihatnya si pengemudi truk melalui kaca spion truk. Sebab, dengan demikian menandakan pemilik kendaraan sudah bisa terlihat oleh pengendara truk di depan.
BACA JUGA: Pemotor Tewas di Jalan Daan Mogot Batuceper, Netizen: Banyak Pengendara Ngebut
Selain itu, pengendara bisa menjaga jarak aman dengan cara memastikan ban belakang truk terlihat secara penuh dari dalam mobil, agar bisa cepat membaca bahaya jika terjadi keadaan darurat.
Kuasai jalur atau gunakan GPS
Pada akhirnya cara yang paling aman adalah dengan tidak berada di dekat kendaraan-kendaraan-kendaraan besar tersebut, hal ini memerlukan kemampuan penguasaan jalur.
Hindari jalur yang biasa dilewati oleh kendaraan berat, pemantauan dapat dilakukan melalui GPS agar dapat mengetahui arus lalu lintas dan jam-jam sibuk sehingga dapat memilih jalur perjalanan yang lebih aman.
Selain itu, sebelum berkendara hendaknya selalu memastikan kendaraan dalam kondisi baik, terutama fitur pengereman.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026.
TODAY TAGDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang menyebut volume sampah di wilayahnya mengalami lonjakan pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah tengah mendorong percepatan program pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE) di sejumlah daerah, demi mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan mandiri energi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews