Connect With Us

Rawan Kecelakaan di Tangerang, Simak Tips Aman Berkendara di dekat Bus dan Truk

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 19 November 2022 | 10:43

Dinas Perhubungan (Dishub) setempat melakukan tindakan dengan memutar balik belasan truk. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebagai wilayah yang termasuk sibuk dan gencar akan pembangunan, jalanan di Tangerang kerap dilalui oleh kendaraan besar seperti bus dan truk.

Meski pemerintah setempat telah memberlakukan jam operasional tertentu untuk para kendaraan besar melintas, tetapi kendaraan-kendaraan tersebut tetap membandel.

Sebut saja beberapa jalan di Tangerang, seperti Jalan Perancis, lalu ada Jalan Raya Legok yang sangat sering dilalui kendaraan berat setiap harinya sehingga menimbulkan kemacetan.

Akibatnya, dari banyaknya kendaraan besar yang melintas, tak jarang menimbulkan kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat lantaran berusaha menyalip kendaraan besar tersebut.

Untuk itu, berikut tips aman untuk berkendara di sekitar kendaraan besar seperti dilansir dari tribunjakarta.com, Sabtu 19 November 2022.

Konsentrasi ekstra dan was was

Saat berada di dekat kendaraan berat semacam truk, pengendara wajib untuk berkonsentrasi ekstra, saat berusaha menyalip pun harus was was dan pastikan kondisi jalan aman dan tidak ada kendaraan lain dari arus yang berlawanan.

BACA JUGA: Tergelincir Genangan Air, Pemotor Tewas Masuk Kolong Truk di Balaraja Tangerang

Meski truk dalam keadaan melaju dengan kecepatan rendah, perasaan was was tetap harus dijaga. Sebab, terkadang truk mendadak berhenti atau mundur tiba-tiba, terutama ketika berada di jalanan menanjak.

Jaga jarak

Instruktur Defensive Driving Global Defensive Driving Consulting (GDDC), Andry Berlianto, mengatakan menjaga jarak merupakan cara aman terutama saat di sekitar kendaraan besar seperti truk.

Sebaiknya, pastikan posisi terpantau oleh pengemudi truk, tandanya adalah dengan terlihatnya si pengemudi truk melalui kaca spion truk. Sebab, dengan demikian menandakan pemilik kendaraan sudah bisa terlihat oleh pengendara truk di depan.

BACA JUGA: Pemotor Tewas di Jalan Daan Mogot Batuceper, Netizen: Banyak Pengendara Ngebut

Selain itu, pengendara bisa menjaga jarak aman dengan cara memastikan ban belakang truk terlihat secara penuh dari dalam mobil, agar bisa cepat membaca bahaya jika terjadi keadaan darurat.

Kuasai jalur atau gunakan GPS

Pada akhirnya cara yang paling aman adalah dengan tidak berada di dekat kendaraan-kendaraan-kendaraan besar tersebut, hal ini memerlukan kemampuan penguasaan jalur.

Hindari jalur yang biasa dilewati oleh kendaraan berat, pemantauan dapat dilakukan melalui GPS agar dapat mengetahui arus lalu lintas dan jam-jam sibuk sehingga dapat memilih jalur perjalanan yang lebih aman.

Selain itu, sebelum berkendara hendaknya selalu memastikan kendaraan dalam kondisi baik, terutama fitur pengereman.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KAB. TANGERANG
Terancam 3 Pasal Pidana, Ini Deretan Pencemaran Pabrik Oli Bekas yang Disegel KLH di Panongan

Terancam 3 Pasal Pidana, Ini Deretan Pencemaran Pabrik Oli Bekas yang Disegel KLH di Panongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 17:21

Penyegelan PT BPE, pabrik pemanfaatan oli bekas di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang oleh Kementerian Lingkugan Hidup (KLH), pada Sabtu 20 Juni 2026, mengungkap bobroknya tata kelola limbah di perusahaan tersebut.

BANTEN
Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27

Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill