Connect With Us

Kecelakaan Motor Bonceng Tiga Diduga Mabuk di Tangerang, Dua Korban Tewas

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 24 Oktober 2022 | 08:35

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (@TangerangNews / GAS2.org)

TANGERANGNEWS.com-Sepeda motor yang ditumpangi tiga orang mengalami kecelakaan di Jalan KS Tubun tepatnya di Jembatan Cisadane, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 23 Oktober 2022, sekitar pukul 00.35 WIB.

Dalam insiden ini, dua penumpang dikabarkan tewas, sementara satu penumpang selamat.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban meninggal berinisial HH, 40, dan HK, 28, sedangkan korban selamat berinisial NH.

Baca juga: Remaja Bonceng Tiga Adu Kerbau dengan Truk di Sindang Jaya Tangerang, Satu Tewas

Ketiganya menumpangi sepeda motor Yamaha bernopol B-4229-NJX. 

Adapun penumpang sepeda motor itu diduga mabuk atau terpengaruh alkohol.

Belum diketahui kronologis kejadian tersebut, dan belum diketahui juga penyebab kecelakaannya.

Dua korban meninggal telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Kecelakaan ini sudah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota.

BISNIS
Alfamart Gandeng Desainer Anne Avantie Hadirkan Tote Bag Belanja Cantik, Tersedia Terbatas di Tangerang

Alfamart Gandeng Desainer Anne Avantie Hadirkan Tote Bag Belanja Cantik, Tersedia Terbatas di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 22:09

Memperingati Hari Kartini 2026, Alfamart secara resmi berkolaborasi dengan desainer legendaris Indonesia, Anne Avantie, untuk meluncurkan tote bag eksklusif bertajuk "Puspa Kinasih".

NASIONAL
UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

UU PPRT Resmi Berlaku, Cegah Eksploitasi hingga Pelecehan ART

Rabu, 22 April 2026 | 19:15

Pemerintah bersama DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) disahkan menjadi undang-undang.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill