Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 68 orang ditemukan tewas dalam insiden kapal tenggelam di dekat kota utara Boda, Bangladesh.
Peristiwa yang disebut menjadi insiden paling mematikan selama beberapa tahun terakhir tersebut terjadi pada Minggu, 25 September 2022.
Kapal kecil itu disebut sedang dalam perjalanan ke sebuah kuil populer ketika terbalik di sungai.
"Kapal itu membawa sekitar 90 orang, di antaranya sekitar 50 adalah peziarah dalam perjalanan mereka ke kuil Hindu berusia berabad-abad untuk sebuah festival besar," menurut Kepala polisi Boda Sujay Kumar Roy dilansir dari Detik.com, Rabu, 28 September 2022.
Pihak berwenang mengatakan dua puluh dua korban tewas adalah anak-anak. Beberapa di antaranya berusia sekitar empat tahun.
"Para penyelamat menemukan lebih dari 12 mayat di hilir dan juga di bawah air. Masih ada beberapa orang lagi yang hilang," kata Roy.
Sementara itu seorang inspektur polisi, Abdur Razzaque, mengatakan, setidaknya 30 dari korban tewas adalah perempuan.
"Di antara korban tewas, 67 orang beragama Hindu dan satu beragama Islam. Jenazah telah kami serahkan," katanya.
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGNama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews