Connect With Us

68 Orang Tewas Kecelakaan Kapal Tenggelam

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 28 September 2022 | 14:42

Ilustrasi kapal tenggelam. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 68 orang ditemukan tewas dalam insiden kapal tenggelam di dekat kota utara Boda, Bangladesh.

Peristiwa yang disebut menjadi insiden paling mematikan selama beberapa tahun terakhir tersebut terjadi pada Minggu, 25 September 2022.

Kapal kecil itu disebut sedang dalam perjalanan ke sebuah kuil populer ketika terbalik di sungai. 

"Kapal itu membawa sekitar 90 orang, di antaranya sekitar 50 adalah peziarah dalam perjalanan mereka ke kuil Hindu berusia berabad-abad untuk sebuah festival besar," menurut Kepala polisi Boda Sujay Kumar Roy dilansir dari Detik.com, Rabu, 28 September 2022.

Pihak berwenang mengatakan dua puluh dua korban tewas adalah anak-anak. Beberapa di antaranya berusia sekitar empat tahun.

"Para penyelamat menemukan lebih dari 12 mayat di hilir dan juga di bawah air. Masih ada beberapa orang lagi yang hilang," kata Roy.

Sementara itu seorang inspektur polisi, Abdur Razzaque, mengatakan, setidaknya 30 dari korban tewas adalah perempuan.

"Di antara korban tewas, 67 orang beragama Hindu dan satu beragama Islam. Jenazah telah kami serahkan," katanya.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill