Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar
Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 68 orang ditemukan tewas dalam insiden kapal tenggelam di dekat kota utara Boda, Bangladesh.
Peristiwa yang disebut menjadi insiden paling mematikan selama beberapa tahun terakhir tersebut terjadi pada Minggu, 25 September 2022.
Kapal kecil itu disebut sedang dalam perjalanan ke sebuah kuil populer ketika terbalik di sungai.
"Kapal itu membawa sekitar 90 orang, di antaranya sekitar 50 adalah peziarah dalam perjalanan mereka ke kuil Hindu berusia berabad-abad untuk sebuah festival besar," menurut Kepala polisi Boda Sujay Kumar Roy dilansir dari Detik.com, Rabu, 28 September 2022.
Pihak berwenang mengatakan dua puluh dua korban tewas adalah anak-anak. Beberapa di antaranya berusia sekitar empat tahun.
"Para penyelamat menemukan lebih dari 12 mayat di hilir dan juga di bawah air. Masih ada beberapa orang lagi yang hilang," kata Roy.
Sementara itu seorang inspektur polisi, Abdur Razzaque, mengatakan, setidaknya 30 dari korban tewas adalah perempuan.
"Di antara korban tewas, 67 orang beragama Hindu dan satu beragama Islam. Jenazah telah kami serahkan," katanya.
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews