Connect With Us

Jumlah TKA di Tangerang Melonjak 403 Orang, Didominasi dari Korea dan Amerika

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 19 November 2022 | 09:56

Ilustrasi tenaga kerja asing. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang mencatat jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Tangerang mencapai 1.372 orang pada tahun 2022.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Tangerang, Iis Kurniati megatakan, jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 403 orang TKA jika dibanding dengan tahun 2021.

"Pada 2022, tercatat sebanyak 1.372 orang WNA, sedangkan di 2021 ada 969 orang WNA," ujarnya dikutip dari medcom.id, Sabtu 19 November 2022.

TKA di Kabupaten Tangerang tersebut mayoritas berasal dari Korea Selatan, Jerman, dan Amerika Serikat yang bekerja di berbagai bidang seperti manufaktur.

Menurut Iis, para TKA tersebut mengisi bidang-bidang pekerjaan di pabrik baja sebagai mekanik, maupun profesi guru.

BACA JUGA: Dituntut Naik, Disnaker Kabupaten Tangerang Masih Tunda Bahas Penetapan Upah

Iis mengatakan, hanya sekitar 547 orang dari ribuan tenaga kerja tersebut yang sudah membayar dana kompensasi.

"Baru ada sekitar 547 orang di 2022 yang membayar dana kompensasi penggunaan tenaga kerja asing," katanya.

Kendati demikian, Iis menuturkan, segala bentuk pengurusan perizinan untuk para pekerja asing ini dapat bekerja di Kabupaten Tangerang adalah kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kemenakertrans). 

Pihak Disnaker, kata Iis, tak memiliki wewenang untuk membatasi atau mengatur kebutuhan tenaga kerja asing untuk bekerja di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Kalau untuk proses perizinan ada di Kemenakertrans. Kita juga kurang paham berapa jumlah tenaga kerja asing yang ilegal," tutupnya.

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill