Connect With Us

Baru Tayang, Ant-Man Dihujani Tomat Busuk oleh Kritikus

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 16 Februari 2023 | 16:11

Rating Film Ant-Man and The Wasp: Quantumania di situs Rotten Tomatoes. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Ant-Man and The Wasp: Quantumania mendapat respon yang kurang baik dari para kritikus film pada penayangan perdananya di bioskop.

Film pembuka fase kelima dari rangkaian waralaba Marvel Cinematic Universe (MCU) ini akan bercerita tentang lanjutan kisah dari Scott Lang usai terlibat dalam pertempuran akhir melawan Thanos.

Pasca pertempuran besar tersebut, Scott Lang mendapati dirinya telah menjadi seorang selebritis terkenal dan kehidupan keluarganya yang membaik setlah sebelumnya mengalami berbagai masalah dan tantangan dalam kehidupannya.

Plot cerita bermula ketika anak semata wayangnya, Cassie Lang mempertanyakan Scott yang tidak lagi berbuat sesuatu setelah dianggap menjadi pahlawan dunia.

Namun, Scott justru mengetahui fakta bahwa Cassie terlibat penelitian rahasia bersama dengan Hank Pym mengenai Quantum Realm.

Akibat penelitian rahasia tersebut, Scott dkk tersedot ke dalam dunia quantum dan harus mencari cara untuk kembali ke dunia asal mereka, tanpa mereka sadari ada entitas berbahaya, yakni sosok Kang The Qonqueror.

Alur dari film ini terkesan sederhana, tetapi para penonton akan terus disajikan informasi terkait suatu konsep baru agar mudah dipahami. Selain itu, setiap karakter mendapat peran dengan porsi yang pas dan berimbang.

Namun, film ini kurang tepat dalam menempatkan setiap leluconnya sehingga cerita yang seharusnya berjalan serius terkesan menjadi hambar. Hal ini mengingatkan dengan film MCU sebeumnya, Thor Love and Thunder.

Selain itu, di beberapa bagian CGI-nya tampak kasar dengan transisi yang terlihat kasar sehingga sedikit mengganggu kenyamanan dalam menonton.

"Sebenarnya masih bisa kita nikmati, kalau pas nontonnya kita fokus nganggep film ini sebagai film petualangan keluarga yang ingin dibawa fun aja," ujar Rendra Fauzan reviewer dari kanal Youtube KINCIR- Cinema Club seperti dikutip, Kamis 16 Februari 2023.

Hal senada pun diungkapkan para reviewer film dari situs Rotten Tomatoes. Bahkan, film Ant-Man and The Wasp: Quantumania mendapat predikat tomat busuk atau rating 51 persen dari total 171 kritikus.

"Ant-Man and The Wasp: Quantumania terasa seperti mencoba menjadi film Marvel. Lelucon terlalu banyak dimainkan. Tidak semua hal harus lucu," kata Korey Coleman salah satu kritikus.

"Mencoba menjadi banyak hal; sebuah film tentang keluarga, awal yang eksplosif untuk Fase 5 dan kedatangan penjahat hebatnya, hanya mencapai sedikit dari semua itu, karena nadanya sangat bervariasi antara padat, aneh, dan berantakan," tulis Jorge Rivera Rubio.

"Semuanya selain pengenalan Kang terasa ala kadarnya, dan film pembuka MCU tidak pernah terasa begitu tanpa arah seperti ini," ungkap Adam Graham.

Baca Juga: Jadwal Tayang dan Harga Film Ant-Man and the Wasp: Quantumania di Bioskop Tangerang, Musuhnya Lebih Berbahaya dari Thanos

Adapun film Ant-Man and The Wasp: Quantumania masih dapat ditonton di bioskop-bioskop kesayangan Anda khususnya di wilayah Tangerang dengan rentang harga mulai dari Rp25 ribu.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill