Connect With Us

Peringati HUT ke-13, Pemkot Tangsel Persembahkan Mahakarya Film ‘Pelangi Pasar Gintung’

Rachman Deniansyah | Jumat, 26 November 2021 | 20:50

Mahakarya film bertajuk ‘Pelangi Pasar Gintung’ menjadi salah satu persembahan istimewa yang diputar secara perdana di malam inaugurasi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kota Tangerang Selatan, Jumat, 26 November 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Mahakarya film bertajuk ‘Pelangi Pasar Gintung’ menjadi salah satu persembahan istimewa yang diputar secara perdana di malam inaugurasi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kota Tangerang Selatan, Jumat, 26 November 2021.

Film yang turut diperankan oleh artis top tanah air, seperti aktor senior Harry de Fretes, Denira Wiraguna, Algyle, Avi Novriza, dan Ojan Siregar ini, didedikasikan khusus bagi para pelaku UMKM di kota termuda se-Banten ini. 

Selain itu ada pula sejumlah artis lainnya, seperti Oding Siregar, Sandra Naholo, Mei Yanti Naingholan, Ilham, hingga Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Kota Tangsel, Deden Deni turut menjadi aktor dalam film tersebut. 

Kepala Dinas UMKM dan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, film ini menceritakan tentang perjuangan seorang anak muda yang ingin menjadi pengusaha sukses. 

"Ya melalui film ini, yang utama kami ingin memotivasi pelaku UMKM. Isinya film ini menceritakan perjuangan pelaku UMKM dari nol sampai ke berhasil, dengan motivasi yang luar biasa, dengan gaya yang luar biasa juga, jadi dia punya rasa memiliki bawa dia tuh seorang bos. Bukan seorang pekerja," ujar Deden di malam inaugurasi HUT ke-13 Tangsel. 

Film tersebut juga memperlihatkan seluruh potensi produk-produk unggulan yang ada di kota ini.

"Kami mempromosikan pelaku dan produk Tangsel. Jadi selama film itu, kita persembahkan produk UMKM. Seperti baju, batik yang dipakai. Terus kalau ada produk di meja, yang disajikan juga makanan hasil produk kita," katanya. 

Jadi selain memotivasi pelaku UMKM, film ini juga untuk mempromosikan Pasar Gintung sebagai pusat oleh-oleh Tangsel. “Ini promosi yang dikemas dengan bentuk lain. Mudah-mudahan bisa menjadi tayangan yang berbeda dari promosi-promosi lain," jelasnya.

Sekretaris Disperindag Kota Tangsel Kunti Bratawijaya menambahkan, film Pelangi Pasar Gintung ini juga merupakan kado khusus yang dipersembahkan oleh para pelaku usaha dan masyarakat atas bertambahnya usia kota ini. 

"Film ini merupakan bentuk apresiasi pelaku UMKM dan masyarakat Tangerang Selatan atas fasilitas yang diberikan Pemerintah Kota bagi UMKM. Gedung Pasar Gintung yang dibangun untuk para pelaku UMKM agar dapat berproduksi, mempersiapkan dan menjual produknya di pusat oleh-oleh Tangerang Selatan ini," terangnya.

Melalui film ini, ia berharap agar kedepannya UMKM di Tangsel ini dapat terus meroket. Sehingga akan lebih banyak lagi produk-produk unggulan yang dapat dihasilkan.

"UMKM adalah Solusi Ekonomi Indonesia dan memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya setelah ekonomi terdampak pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia terus meningkat," terang Kunti. 

Sementara itu, aktor senior yang tampil dalam film tersebut, Harry de Fretes mengungkapkan bahwa film ini merupakan hasil karya yang sangat luar biasa.

"Saya dari dulu sudah menjadi pelaku usaha. Kalau kata Princes Syahrini, film ini itu 'sesuatu'. Kenapa? Karena bukan hanya film saja yang disajikan, karena ternyata ada isinya yang harus kita dukung. Apa itu? Itu adalah UMKM, yang ternyata telah menyumbang begitu besar terhadap laju pertumbuhan ekonomi," tandasnya.

NASIONAL
Ditkrimsus Polda Metro Jaya Tuntaskan 518 Kasus Sepanjang 2025, Nilai Barbuk Terbesar Capai Rp4,2 Triliun

Ditkrimsus Polda Metro Jaya Tuntaskan 518 Kasus Sepanjang 2025, Nilai Barbuk Terbesar Capai Rp4,2 Triliun

Kamis, 1 Januari 2026 | 22:36

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya menutup tahun 2025 dengan capaian penyelesaian kasus sebanyak 518 perkara. Jumlah tersebut melampaui laporan masuk tahun ini yang sebanyak 383 laporan.

OPINI
Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Penutupan TPA Cipeucang dan Kegagalan Antisipasi Masalah Publik di Tangerang Selatan

Selasa, 23 Desember 2025 | 20:09

Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan

TANGSEL
Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun

Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun

Kamis, 1 Januari 2026 | 22:04

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill