Connect With Us

Bukan Alien, Penjelasan Series Joko Anwar Nightmares and Daydreams

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 19 Juni 2024 | 08:14

Poster series Nightmare and Daydream (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sutradara kawakan Joko Anwar baru saja menelurkan karya terbarunya bertajuk "Nightmares and Daydreams", yang terdiri dari tujuh episode dan perdana tayang pada Jumat, 14 Juni 2024. 

Meski terlihat seperti antologi yang saling berdiri sendiri, sebenarnya setiap episode Nightmares and Daydreams saling terkoneksi, serta membahas berbagai masalah pribadi dan kehidupan para karakter hingga akhirnya, cerita dari setiap episode berkumpul menjadi satu inti cerita di episode terakhir. Endingnya juga dibuat terbuka menunjukkan kemungkinan adanya season kedua.

Beberapa karakter dari series ini ialah episode pertama; Panji, episode kedua; Ipah, episode ketiga; Rania, episode keempat; Wahyu, episode kelima; Bandi dan Dewi, episode keenam; Ali, serta terakhir episode ketujuh; Valdya.

Berikut beberapa penjelasan tentang series Nightmares and Daydreams seperti dilansir dari kanal YouTube berry sick, Rabu, 19 Juni 2024.

Plot dan Tema Utama

Series ini bergenre science fiction, misteri, thriller, dan horor, dengan balutan drama yang kental. Joko Anwar juga menyelipkan kritik sosial dan politik dalam ceritanya. 

Episode pertama dimulai dengan setting tahun 2015, dan timeline-nya memang disusun tidak beraturan hingga episode keempat di tahun 1985. 

Dalam episode pertama, kita diperkenalkan dengan monster yang berasal dari Agarta, sebuah kota di bawah rongga bumi.

Agartha 

Agartha dipercaya sebagai kota atau kerajaan di dalam bumi yang dihuni oleh makhluk asing. Teori ini didasarkan pada konsep Hollow Earth atau bumi yang kopong. 

Agartha juga dikaitkan dengan mitos Yakjuj dan Makjuj dalam agama Islam, Kristen, dan Yahudi. Monster dalam series ini digambarkan memiliki empat jari panjang, berbeda dari manusia yang memiliki lima jari.

Perkembangan Cerita

Seiring berjalannya episode, cerita berkembang dari thriller horor menjadi semacam cerita superhero. Tokoh Dewi, misalnya, ditemukan memiliki kemampuan untuk mengendalikan frekuensi suara tinggi dari makhluk Agartha. 

Di episode keenam, kita melihat Ali bertemu Dewi, dan terungkap bahwa Dewi dari episode kelima datang merekrut Ali untuk menyelamatkan bumi dari ancaman monster Agartha.

Kekuatan Super

Episode terakhir menunjukkan bahwa banyak karakter utama memiliki kekuatan super. Dewi bisa menyaingi frekuensi monster Agartha, sementara Ali memiliki kekuatan pikiran. Keduanya direkrut oleh Wahyu, yang diperankan oleh Lukman Sardi, yang bekerja untuk seseorang yang mengetahui banyak rahasia tentang Agartha.

Nightmares and Daydreams merupakan series yang kompleks dan memukau dengan akhir yang menggantung. Kemungkinan, series ini akan dilanjutkan ke season kedua, sehingga penonton dibuat penasaran akan kelanjutan cerita para karakter dan misteri Agartha. 

Bagi yang belum menonton, disarankan untuk segera menyaksikan series ini di platform Netflix.

BANTEN
Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Selasa, 28 April 2026 | 23:21

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

TEKNO
Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Rabu, 29 April 2026 | 08:42

Platform milik Elon Musk kembali meluncurkan layanan baru di sektor komunikasi, bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia secara global dan sudah bisa digunakan oleh sebagian pengguna, termasuk di Indonesia.

OPINI
Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia

Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia

Rabu, 29 April 2026 | 19:48

Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill