Connect With Us

Makin Ngeri, Final Destination Bloodlines Tayang di Bioskop Indonesia Tanpa Sensor

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 10 Mei 2025 | 17:24

Poster film Final Destination: Bloodlines (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Warner Bros. Indonesia memastikan film horor Final Destination: Bloodlines akan tayang di bioskop Tanah Air tanpa pemotongan, pembesaran gambar, atau efek blur. 

Kepastian ini diumumkan melalui akun media sosial resmi mereka, Selasa, 6 Mei 2025, sekaligus menjawab rasa penasaran penggemar setia waralaba tersebut.

"Tidak ada pemotongan. Tidak diperbesar. Tidak diburamkan," tulis Warner Bros. Indonesia dalam unggahannya dikutip dari CNN Indonesia. 

Diketahui, film ini akan lebih dulu tayang di Indonesia lewat sneak preview pada 9 dan 10 Mei 2025, kemudian tayang resmi pada 14 Mei 2025. Lalu, baru dirilis secara global pada 16 Mei.

Sinopsis 

Final Destination: Bloodlines mengangkat kisah seorang mahasiswa yang dihantui mimpi buruk berulang tentang kematian keluarganya.

Ia pun memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya demi mencari jawaban dan cara menghentikan siklus tersebut. 

Dalam pencariannya, ia bertemu sang nenek yang ternyata pernah menyelamatkan sekelompok orang puluhan tahun lalu. Peristiwa itu memicu kemunculan Death yang kini memburu seluruh keturunan dari orang-orang yang seharusnya sudah tiada.

Film ini menghadirkan deretan aktor muda dan pendatang baru seperti Kaitlyn Santa Juana, Teo Briones, Richard Harmon, Owen Patrick Joyner, Rya Kihlstedt, Anna Lore, dan Brec Bassinger. 

Selain itu, mendiang Tony Todd kembali memerankan William Bludworth, karakter ikonik dari seri sebelumnya, untuk terakhir kalinya sebelum wafat pada November 2024.

Final Destination: Bloodlines memiliki durasi 109 menit 40 detik, menjadikannya seri terpanjang dalam sejarah waralaba ini, melampaui film pertama yang berdurasi 98 menit. Di Indonesia, film ini mendapatkan klasifikasi penonton usia 17 tahun ke atas (D17+).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill