Connect With Us

Pilkades Ulang, IT Ciptaan Programer SMKN 4 Tangerang Unjuk Gigi

| Minggu, 7 Juli 2013 | 21:33

Pilkades di Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / Pembaca TangerangNews)

 
 
TANGERANG-Jalannya Pilkades ricuh di sejumlah desa yang ada di Kabupaten Tangerang memiliki membuat programer SMKN 4 Kabupaten Tangerang unjuk gigi.
 
Ya, meski tanpa melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK), beberapa desa di Kabupaten Tangerang harus mengulang Pilkades. Dan, di Pilkades ulang itulah surat suara yang telah diberi barcode. Kemudian, ditambah sistem informasinya menggunakan program dari SMKN 4, yang menjadi bagian dari panitia.

Camat Tigaraksa Mas Yoyon menjelaskan, pada pelaksanaan Pilkades serentak Minggu 30 Juni lalu, salah satu desa di wilayahnya, yaitu Desa Sodong juga menggunakan sistem barcode.

“Sistem IT ini terbukti, dapat menghindari  seperti pemilih ganda dan pencoblos ‘siluman’. Karena semua sudah terdata disoftware, dan diberi barcode,” terang Yoyon, Minggu (7/7).  

Hambali, salah seorang Tim IT dari SMKN 4 Kabupaten Tangerang mengatakan, surat suara yang dibuat menggunakan barcode tersebut tidak bisa di fotocopy.
“Jadi satu barcode cuma  bisa sekali. Tak akan ada data yang lolos, karena data base-nya sudah dipersiapkan,” tandas Hambali.
 
Hambali pun mengaku senang, akhirnya apa yang sudah diciptakannya bersama tim dengan kerja keras bisa dipergunakan. “Ya, pasti ini jadi seakan memberikan kami kesempatan berkarya,” jelasnya.
 
Asda I  Bidang Pemerintahan dan  Kesejahteraan Rakyat   Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid takjub dengan proses Pilkades ulang dengan sistem tersebut. “Memang sistem informasi yang digunakan seperti ini sangat kecil terjadi kecurangan,” terangnya saat memantau langsung ke TPS Desa Tapos, Kecamatan Tagaraksa.
 
Selain itu, keunggulan lainnya karena lebih cepat. Sedangkan sistem manual lambat dan  rawan dengan adanya kecurangan. “Bisa menjadi evaluasi. Dan, untuk kedepan sistem ini bisa digunakan serentak oleh desa-desa di Kabupaten Tangerang yang melaksanakan Pilkades,” tutupnya. (MOE) 
MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill