Connect With Us

Pengrajin Tempe Tangerang kembali produksi

Jangkar | Jumat, 13 September 2013 | 18:16

Tampak pengrajin tempe mulai memproduksi (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANG-Pasca mogok produksi selama tiga hari, akhirnya pengrajin tempe di Tangerang kembali memproduksi, Jumat (13/9).

"Ya, kami kembali memproduksi," ujar Johari, pengrajin tempe Kelurahan Mekarbakti, Kecamatan Panongan yang menjadi panggalan tempat memproduksi tempe.

Menurut Johari, mogok massal  yang dilakukan pihaknya seperti tidak ada hasilnya. "Sebab, kedelai masih saja mahal," katanya.

Sehingga, dirinya beserta perajin lainnya memutar otak. "Ukuran tempe diperkecil dan harganya dinaikkan dari Rp500 sampai Rp1000,"terangnya.

Pantauan di lokasi pengrajin tempe ukuran tempe memang tidak seperti biasanya, akan tetapi mengalami pengecilan dan penyusutan timbangan.

"Kalau sebelumnya sepotong tempe dengan timbangan 1 Kg dijual dengan harga Rp12.000, saat ini Rp12.000 hanya 8 ons," terang Kohar, pengrajin tempe di Desa Cikupa.
KOTA TANGERANG
Update Harga Bahan Pokok Pasca Lebaran 2026 di Kota Tangerang, Ini Daftarnya

Update Harga Bahan Pokok Pasca Lebaran 2026 di Kota Tangerang, Ini Daftarnya

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:50

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan harga komoditas pangan pokok usai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terpantau stabil.

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill