Connect With Us

Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:56

Peluncuran Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi hasil kolaborasi Pemkot Tangsel dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), pada Rabu 13 Mei 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.

Langkah ini bukan sekadar gaya hidup, melainkan strategi besar untuk memangkas emisi karbon sekaligus menyelamatkan anggaran daerah dalam jumlah yang fantastis.

Angka yang dihasilkan dari efisiensi energi ini tidak main-main. Jika pedoman ini diterapkan secara konsisten, Tangsel berpotensi mengurangi emisi sebesar 4,1 juta MT CO2 hingga tahun 2040.

Pengurangan emisi tersebut setara dengan penghematan biaya energi hingga Rp8 triliun. Dana jumbo ini nantinya bisa dialihkan untuk sektor yang menyentuh langsung masyarakat seperti peningkatan kualitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan layanan publik lainnya.

“Tangerang Selatan memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Ini aksi konkret kami mendukung target Net Zero Emissions nasional,” ujar Ade Suprizal, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Tangsel.

Berdasarkan informasi, bangunan gedung mengonsumsi 60% listrik nasional dan menyumbang hampir sepertiga emisi energi di Indonesia.

Di Tangsel sendiri, pertumbuhan gedung sangat pesat. Tanpa standar efisiensi, gedung-gedung ini akan menjadi penyedot energi dan sumber emisi tinggi selama puluhan tahun ke depan.

Ade Suprizal menambahkan bangunan hemat energi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan kota Tangsel, mulai dari pengurangan tagihan listrik dan peningkatan kenyamanan termal di dalam bangunan.

"Juga pengurangan beban sistem kelistrikan kota, hingga peningkatan kualitas udara dan ketahanan kota terhadap perubahan iklim," jelasnya. 

Managing Director GBPN Indonesia Farida Lasida Adji menekankan bahwa kota memegang peran kunci dalam transisi rendah karbon.

Kerja sama yang dijalin sejak 2023 dengan Pemkot Tangsel ini diharapkan menjadi acuan implementasi bangunan hemat energi di daerah, memperkuat kapasitas pemerintah daerah dan sektor swasta, serta mendorong replikasi praktik bagi kota-kota lain di Indonesia.

“Kami ingin mendukung Tangsel menerjemahkan target iklim nasional menjadi langkah konkret yang bisa direplikasi. Sektor bangunan adalah titik intervensi dengan dampak paling besar,” jelasnya.

Implementasinya mengacu pada berbagai regulasi nasional antara lain Peraturan Pemerintah No. 33/2023 tentang Konservasi Energi; Peraturan Menteri PUPR No. 21/2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau; Peraturan Menteri ESDM No. 3 dan 8 Tahun 2025 tentang pelaksanaan konservasi energi di daerah, serta Peta Jalan Penyelenggaraan dan Pembinaan Bangunan Gedung Hijau (2024).

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

KOTA TANGERANG
Dua Siswa SMK Budi Luhur Tangerang Lolos Seleksi Jakarta Youth Film Lab 2026

Dua Siswa SMK Budi Luhur Tangerang Lolos Seleksi Jakarta Youth Film Lab 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 15:25

Dua siswa SMK Budi Luhur kelas XI jurusan Broadcast TV, Hilal Anargya Prasetyo (Argy) dan Raziel Tuenku Akbar (Raziel), berhasil terpilih sebagai peserta dalam ajang bergengsi Jakarta Youth Film Lab 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill