Connect With Us

Warga Pasar Kemis Protes Proyek Betonisasi karena Dikerjakan Jam Sibuk

Jangkar | Rabu, 8 Januari 2014 | 00:02

Proyek Rp28 Miliar belum setahun sudah Rusak (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Proyek betonisasi masih berjalan di sebagian wilayah Kabupaten Tangerang. Meskipun proyek tersebut dari APBDP 2013. Sehingga membuat kemacetan terjadi diberbagai titik.

Di jalan Raya Pasar Kemis, tepatnya Desa Pasir Gadung RT 03 RW 01, Kecamatan Cikupa sebagian warga mengeluhkan, adanya proyek pengecoran. Lantaran pengecoran yang dilakukan di jalan padat penduduk dan wilayah perindustrian tersebut dilakukan di sore hari sehingga menimbulkan kemacetan panjang.

Aliansah,25, warga setempat  mengatakan, pengerjaan betonisasi tersebut menghambat hilir mudik kendaraan. "Lihat saja, kemacetan panjang terjadi akibat proyek betonisasi," ujar Aliansah, Selasa (7/1/2014).

Kata Ali, dirinya mengalami kecametan cukup panjang. Sehingga harus terjebak sampai lebih dari tiga jam. "Saya sudah tiga jam lebih disini, ini semua gara-gara betonisasi jalan yang dilakukan sore hari pas pulang kerja,"katanya

Pengendara jalan, Ronida ,26, salah satu karyawan di PT KMK memprotes keras dengan adanya pekerjaan jalan raya di sore hari. Bahkan kekesalan wanita ini dirinya mendatangi pekerja betonisasi jalan dengan mengeluarkan kata-kata kasar.

"Kalau mau kerja nanti dong kalau sudah jalan sepi, ini jalan masih ramai sudah menghambat jalan," teriaknya.

Menanggapi hal tersebut  salah seorang kontraktor CV Artha Bumi Abadimix (ABA) mengatakan, mereka terpaksa melakukan pencoran betonisasi jalan di sore hari lantaran untuk mengejar target penyelesaian betonisasi jalan.
"Karena hari ini kami  harus sudah menyelesaikan betonisasi jalan sampai 3 kilometer, jadi kami terpaksa bekerja di sore hari," tandasnya. 
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

BISNIS
Rayakan 13 Tahun, VIVA Apotek Bagi-bagi Mobil hingga iPhone 16

Rayakan 13 Tahun, VIVA Apotek Bagi-bagi Mobil hingga iPhone 16

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:43

Menandai perjalanan 13 tahun melayani kesehatan masyarakat, VIVA Apotek merayakan hari jadinya dengan semangat baru bertajuk “Transformation to Acceleration”.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill