Connect With Us

Sepasang Kekasih sedang berteduh di Citra Raya, Motor Dirampas

Dira Derby | Kamis, 16 Januari 2014 | 18:04

ilustrasi senpi (tangerangnews / tangerangnews)


TANGERANG-Dua buruh pabrik cat ditangkap polisi usai merampas sepeda motor milik sepasang kekasih yang sedang berteduh di Ruko Graha Pratama, Perumahan Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Keduanya terpaksa ditembak kakinya karena mencoba kabur saat hendak ditangkap.

Pelaku yakni Saefudin,31, dan Haris,28 tahun, warga Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Keduanya terpaksa ditembak tim buser Polsek Cikupa lantaran mencoba kabur ketika akan disergap usai merampas sepeda motor Honda Beat B-6669- GHE milik Wandi.

Kapolsek Cikupa, Kompol Brismen Daniel Simanjuntak mengatakan, aksi perampasan itu terjadi pada hari Minggu (12/1) sore. Saat itu korban bersama kekasihnya, Herti, tengah berteduh di pinggir jalan tiba-tiba didatangi kedua pelaku sambil menodongkan pisau ke leher kekasih korban.

Di bawah ancaman senjata tajam, korban terpaksa menyerahkan kunci sepeda motor Honda Beat B 6669 GHE.

Korban baru berteriak minta tolong, setelah kedua pelaku melarikan diri usai beraksi.

Tim Buser Polsek Cikupa yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Sumiran yang sedang melakukan observasi wilayah mendengar teriakan korban kemudian langsung mengejar pelaku. Naas bagi kedua pelaku, sepeda motor yang mereka bawa terjatuh setelah menghajar lubang di tengah jalan.  Setelah terjatuh, kedua pelaku berusaha kabur. Petugas pun memberikan tembakan peringatan ke udara. Polisi terpaksa melumpuhkan kedua pelaku setelah tembakan peringatan tak digubris.

“Melihat kedatangan anggota, mereka mencoba kabur. Pelaku terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas,” ungkap kapolsek.

Kepada petugas, keduanya melakukan perampasan sepeda motor lantaran ingin memiliki sepeda motor. Bermodalkan pisau, keduanya berputar-putar mencari korbannya. “Saat itu lokasi kejadian memang sangat sepi. Hanya ada korban yang sedang berteduh di pinggir jalan,” papar Kapolsek.
KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
Tak Harus Negeri, Ini Daftar 142 Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Tak Harus Negeri, Ini Daftar 142 Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Selasa, 9 Juni 2026 | 05:37

Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta masyarakat agar tidak hanya berfokus pada sekolah negeri dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill