PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul
Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24
PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
TANGERANGNEWS-Setelah cukup lama gentayangan diwilayah Tangerang, Saefudin (25), pelaku perampasan sepeda motor akhirnya ditembak mati polisi, Rabu (9/9).
Tersangka tewas bersimbah darah karena berupaya melawan dan kabur saat disergap di rumah kontarakannya, di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Diperoleh informasi, penembakan Saefudin bermula dari pengembangan kasus pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan jajaran petugas Unit Reserse Mobil Polres Metro Tangerang Kabupaten.
Hasilnya, petugas mengendus keberadaan pemuda asal Lampung, Sumatera Selatan yang bersembunyi di sebuah rumah kontrakan dikawasan Desa Sodong itu.
“Mulanya Saefudin bertindak kooperatif. Tapi saat diminta menunjukkan rumah rekannya, tersangka berupaya melawan dan kabur,” ujar Ipda Dimas Fery, Kepala Unit Reserse Mobil Polrestro Tangerang Kabupaten.
Sikap Saefudin itulah yang kemudian memaksa polisi untuk mengambil tindakan tegas. Setelah dua kali tembakan peringatan keudara diabaikan, maka polisi langsung menyarangkan timah panas ke bagian kaki dan dada tersangka. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan untk menyerang polisi.
“Jenazah tersangka kini berada di RSUD Tangerang guna keperluan visum,” kata Dimas Fery.(dira)
PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
TODAY TAGTrade Expo Indonesia (TEI) Ke-41 Tahun 2026 yang diselenggarakan di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, menargetkan nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai 17,5 miliar dolar AS.
Calon pembeli rumah kini bisa melihat langsung hunian Allurea Type E di Asthara Skyfront City.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews