Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS-Setelah cukup lama gentayangan diwilayah Tangerang, Saefudin (25), pelaku perampasan sepeda motor akhirnya ditembak mati polisi, Rabu (9/9).
Tersangka tewas bersimbah darah karena berupaya melawan dan kabur saat disergap di rumah kontarakannya, di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Diperoleh informasi, penembakan Saefudin bermula dari pengembangan kasus pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan jajaran petugas Unit Reserse Mobil Polres Metro Tangerang Kabupaten.
Hasilnya, petugas mengendus keberadaan pemuda asal Lampung, Sumatera Selatan yang bersembunyi di sebuah rumah kontrakan dikawasan Desa Sodong itu.
“Mulanya Saefudin bertindak kooperatif. Tapi saat diminta menunjukkan rumah rekannya, tersangka berupaya melawan dan kabur,” ujar Ipda Dimas Fery, Kepala Unit Reserse Mobil Polrestro Tangerang Kabupaten.
Sikap Saefudin itulah yang kemudian memaksa polisi untuk mengambil tindakan tegas. Setelah dua kali tembakan peringatan keudara diabaikan, maka polisi langsung menyarangkan timah panas ke bagian kaki dan dada tersangka. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan untk menyerang polisi.
“Jenazah tersangka kini berada di RSUD Tangerang guna keperluan visum,” kata Dimas Fery.(dira)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews