Connect With Us

Zaki Minta PNS Berseragam Lengkap, Sanksinya TPP Dipotong

Rusli | Senin, 3 November 2014 | 00:00

Ahmed Zaki Iskandar dalam acara Banten Great Sale 2014 (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Seluruh Pegawai Negri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Tangerang, dihimbau agar lebih disiplin, khususnya dalam hal berseragam pegawai.

"Saya tekankan kepada seluruh pegawai agar lebih disiplin, terutama PNS agar lebih disiplin dalam mengenakan seragam. Harus mengenakan atribut lengkap," ujar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat memimpin apel di Lapangan Maulana Yuda Negara, Senin (3/11/2014).

Tak tanggung-tanggung, bila himbauan itu tidak juga diindahkan, Bupati mengancam akan memotong TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai), tanpa kecuali.

"Harus lengkap dengan atributnya. Kalau tidak, sanksinya TPP akan dipotong," tegas putra dari Bupati Tangerang periode 2008-2013, Ismet Iskandar itu lagi.

Dalam apel tersebut, Bupati juga mengingatkan agar seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Dinas) bisa menyelesaikan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan.
 
"Sekarang sudah Bulan November. Jadi, jangan sampai kegiatan dilaksanakan pada Bulan Desember, karena sudah memasuki musim penghujan, khawatir pengerjaan terhambat," ujarnya.
TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill