Connect With Us

Kinerja Pegawai Samsat Balaraja Disorot

Jangkar | Selasa, 20 Januari 2015 | 18:56

IPTU Miken Fendriyati (Jangkar / TangerangNews)

TANGERANG-Kinerja pegawai Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Balaraja, Kabupaten Tangerang disorot. Hal itu menyusul diberlakukan reward dan punisment untuk pegawai setempat.
 
"Seluruh pegawai diberikan tanggung jawab. Dan tentu ada apresiasi atas kinerjanya. Baik berupa reward. Bahkan punisment," ujar IPTU Miken Fendriyati, Pamit TU Samsat Balaraka, Selasa (20/1/2015).
 
Menurut Miken,  jumlah seluruh pegawai di Samsat Balaraja sebanyak 35 pegawai yang terdiri dari tiga perwira, dan empat PNS Polri. "Sisanya yang berpangkat AIPTU dan Brigadir sebanyak 28 orang," katanya.
 
 Miken menjelaskan, pada tahun 2014 yang lalu. Samsat Balaraja memberikan reward terhadap anggota yang dianggap paling baik sesuai dengan kriteria penilaian yang dilakukan secara internal.
 
"Tahun 2014 anggota yang mendapat reward yakni Aiptu Purwo, dirinya mendapatkan nilai tertinggi dari anggota lainnya. Sehingga diberi penghargaan," paparnya.
 
Miken, penilaian yang diberikan tersebut dilihat dari kedisiplinan, kepedulian, kinerja dan zero komplain. 
Penilaian tersebut diisi juga diberikan oleh para rekan-rekan mereka secara sosiometri.
 
NASIONAL
Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:45

PT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill