Connect With Us

Bocah 7 Tahun Tewas Dibekas Galian Kabel

Denny Bagus Irawan | Kamis, 5 Februari 2015 | 20:45

Korban tenggelam di Pamulang, Kota Tangsel. (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Muhammad Idhar,7, warga Kampung Pabuaran, Desa Pabuaran RT O4/04, Kecamatan Jayanti tewas di bekas galian yang terletak di RT 16/01, Desa setempat.

Idhar dan teman  sebayanya ketika itu sedang bermain di bekas galian. Sebab, bekas galian selama ini kerap dijadikan tempat memancing dan mencuci motor setiap menjelang sore.

Namun, saat asyik bermain-main, Idhar dan kawan-kawannya malah mencoba untuk mandi di tempat macing penduduk sekitar tersebut sekitar pukul 15.30 WIB.

Akan tetapi selang 30 menit kemudian, kedua temannya malah kebingungan mencari Idhar yang tak muncul lagi.
Salah seorang anak melaporkan kejadian tersebut kepada salah seorang pemuda yang asyik mencuci motor atas hilangnya Idhar. Pencaharian Idhar pun dilakukan dan menjelang magrib Idhar diketemukan dalam keadaan membiru tanpa napas.

Pjs Kepala Desa Pabuaran Romli mengatakan, mengetahui ada hilangnya anak kecil di tempat kubangan tersebut. Warga kemudian menyisir lokasi melakukan pencaharian.

“Akhirnya baru bisa diketemukan setelah menyisir galian,” terangnya seperti dikutip dari Bantensatu.com.

Saat diketemukan, anak pasangan dari Dadang dan Ita ini sudah tidak bernapas lagi. Idhar diduga tidak bisa berenang sehingga tenggelam.

“Memang anak kecil kerap bermain di sini, soalnya tempat ini memang banyak difungsikan sebagai tempat pemancingan dan mencuci motor,” terangnya.

Lanjut Romli, jasat Idhar akan dikembumikan ke tempat asal kedua orang tua Idhar yakni di wilayah Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. “Mereka ngontrak di sini, aslinya Menes, jadi mau dimakamkan di menes,” terangnya.

Sementara, Ade, salah satu warga yang ikut dalam pencaharian menuturkan, Idhar meskipun sudah berumur 7 tahun tapi belum sekolah.

“Termasuk orang tidak mampu, sebab, sehari-hari orang tuanya dikenal penjual bubur,” katanya.

Saat musibah tersebutpun lanjut Ade, Dadang sedang tidak berada di lokasi. Sebab, sedang berkeliling berjualan bubur. “Sedangkan ibu Ita hanya menangis dan beberapa kali pingsan,” tutupnya.
 
 
HIBURAN
Kompetisi Marching Band Paramount Petals Wadahi Kreativitas Pelajar Tangerang 

Kompetisi Marching Band Paramount Petals Wadahi Kreativitas Pelajar Tangerang 

Senin, 27 Juli 2026 | 07:50

Paramount Petals menggelar kompetisi marching band untuk meramaikan akhir pekan Minggu, 26 Juli 2026 di area Pasar Modern Paramount Petals.

KAB. TANGERANG
121 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten Tangerang dalam Sebulan

121 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten Tangerang dalam Sebulan

Senin, 27 Juli 2026 | 19:30

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 121 peristiwa kebakaran yang terjadi terjadi sejak 1 Juli hingga 26 Juli 2026.

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill