Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANG-PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang sebagai penyedia air bersih di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangsel bekerjasama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Rabu (18/3).
Kerjasama tersebut berupa memberikan kemudahan kepada para pelanggan PDAM Tirta Kerta Raharja dalam membayar transaksi rekening air melalui gerai jaringan ritel PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, seperti Alfamart, Alfamidi dan Dan+Dan yang ada di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja Rusdy Machmud mengatakan, pihaknya tidak pernah lelah mencari terobosan baru dalam memberikan kemudahan pembayaran rekening pelanggan. Sebelumnya, kata Rusdy, pelayanan pembayaran secara online tersebut telah dilakukan dengan PT Pos Indonesia, Bank Mandiri, Bank BTN dan Bank OCBC NISP.
“Kali ini secara resmi kami menggandeng PT Bank Jabar Banten Syariah sebagai mitra pembayaran dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk,” ucapnya.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dengan semakin banyaknya pilihan-pilihan akses pembayaran rekening air PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang. Dia berharap, dengan banyaknya opsi untuk membayar, maka dapat meningkatkan minat bayar tepat waktu pelanggan.
“Ini opsi, ada pilihan. Ini yang kita butuhkan, berikan pilihan buat masyarakat. Kalau mau bayar saja susah, harus ngongkos kan enak. Kalau ke Alfamart kan bisa sekalian belanja,” ujar Bupati.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews