Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANG-Marsa Ipena, pengemudi Honda Brio yang nyaris tewas karena kecelakaan tunggal hingga masuk ke dalam pinggir jurang kolong jembatan di BSD Serpong, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, siang sekitar pukul 11.23 WIB akhirnya dijemput keluarganya.
Rupanya, Marsa adalah warga Jalan Palapa Serua, RT 8/13 Kelurahan Serua, Ciputat, Kota Tangsel. Mahasiswi Swiss Germany University (SGU) itu akhirnya dibawa orangtuanya, Yusuf Sujono ke show room tempat Marsa membeli mobil tersebut. Sebab, Marsa tidak membawa STNK, hal itu diketahui setelah salah seorang petugas Polsek Pagedangan Bripka Paiman tengah mengecek identitas Marsa.

"Biasanya dia tak seperti ini kalau bawa mobil manual, ini malah matic kok begini," kata Yusuf ayah Marsa yang ditemui di lokasi.
Sedangkan Bripka Paiman saat ditanya mau dibawa kemana Marsa, dia hanya menjelaskan bahwa Marsa diduga mengantuk. "Dia kayanya ngantuk, STNK juga tak dibawa," ujarnya.
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGWakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Ratusan peserta dari berbagai kalangan mengikuti ajang olahraga keluarga bertajuk Paramount Petals Family Dash 2026 yang digelar di kawasan kota mandiri Paramount Petals Minggu, 15 Februari 2026,mulai pukul 06.00 WIB, pagi.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews