Connect With Us

Siloam Bangun Lima Rumah Sakit Baru

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Juli 2015 | 19:54

PT Siloam International Hospitals, Tbk. melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan PT Nirvana Development, Tbk. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-PT Siloam International Hospitals, Tbk. melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan PT Nirvana Development, Tbk. terkait kerja sama percepatan pembangunan rumah sakit moder di seluruh Indonesia, dengan konsep mix development yang dikembangkan oleh Kelompok Usaha Nirvana.
 
Siloam akan membangun rumah sakit di berbagai lokasi di seluruh Nusantara sebagai bagian dari pengembangan pelayanan kesehatan nasional, sekaligus sebagai pendukung kehadiran pusat retail serta unit usaha Nirvana.
 
Presiden Direktur Siloam Hospital Group Romeo F Lledo menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan yang berkualits tinggi, mudah diakses dan ada di mana-mana.
 
"Kerja sama sinergis ini menunjang strategi pengembangan kami dan menjadi jembatan percepatan bagi kami untuk menghadirkan rumah sakit siloam di berbagai lokasi potensial, yang saat ini belum masuk peta pembangunan kami di seluruh nusantara," katanya, Rabu (8/7).
 
Managing Director Siloam Hospital Group Dr Grace Frelita mengatakan, rencana dalam waktu dekat, pembanguan akan dilakukan di lima kota, yakni Solo, Cirebon, Sampit, Pangkalan Bun dan Ketapang. "Yang sudah pasti di Solo dan Cirebon. Untuk di Solo sudah ground breaking dan mulai rekonstruksi," katanya.
 
Presiden Direktur PT Nirvana Development Wilson Effendy mengatakan, pihaknya akan membangun RS siloam rumah sakit dalam satu kompleks terpadu dengan pusat perbelanjaan seperti Mall. Pengembangan ini memberi tujuan yang jelas bagi perkembangan ritel di kota-kota lain untuk mendapat layanan dan kualitas yang sama seperti di kota-kota besar.
 
"Dengan hadirnya rumah sakit dalam satu kompleks terpadu di pembangunan yang dikelola ole Nirvana Development, diharapkan dapat memberikan makna lebih bagi masyarakat sekitar. Hal ini memperlihatkan keseimbangan dalam kehidupan, tidak hanya sebagai pusat belanja dan hiburan saja, namun memberikan benefit lebih dibanding bidang kesehatan yang belum di jangkau masyarakat di kota-kota berkembang," jelasnya.
TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill