Connect With Us

Polres Tangerang dibawah Polda Banten Tinggal Tunggu SK dari Kapolri

Denny Bagus Irawan | Minggu, 27 September 2015 | 14:58

Boy Rafli Amar (Istimewa / TangerangNews)


BANTEN-Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar memastikan peralihan kendali Polres Tangerang dari Polda Metro Jaya ke Polda Banten tinggal menunggu surat keputusan (SK) Kapolri Jenderal Pol Badrotin Haiti.

Pemindahan kendali Polres Tangerang rencananya diikuti Polres lain di Tangerang Raya. Bahkan, Kepolisian Resor Khusus Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang ditambah Kepolisian Resor Kota Tangerang Selatan juga bakal diusulkan masuk wilayah hukum Polda Banten.

"Kabupaten dulu, baru daerah yang lainnya," Kapolda di Mapolda Banten, Jumat (28/8/2015). #Plat B Jadi A, Usul Rano Karno Ditentang

Walaupun ada penolakan dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dengan alasan jarak yang lebih jauh, Kapolda menanggapi santai. Kata dia, pemindahan wilayah hukum Polres Tangerang dari Polda Metro Jaya Ke Polda Banten sepenuhnya merupakan kebijakan Mabes Polri.

"Tidak masalah kalau bupati menolak. Ini kan Mabes Polri yang berhak, kepolisian itu (urusan) nasional. Yang jadi masalah itu, wilayah Provinsi Banten tapi bukan dikelola Kepolisian Daerah Banten," jelasnya

Ia mengungkapkan bahwa secara geografis sudah sewajarnya Polresta dan Polres di Kabupaten/Kota Tangerang menginduk ke Polda Banten. "Saya pikir semua perbatasan seperti itu. Jalan normal saja nanti. Bedanya Kapolres tidak lagi lapor ke Polda Metro Jaya, tapi lapor ke Polda Banten."

Bahkan, Gubernur Banten Rano Karno sudah sering mengeluhkan dengan masuknya wilayah hukum Tangerang ke Polda Metro Jaya, terutama masalah sulitnya melakukan koordinasi jika terjadi peristiwa terkait hukum yang terjadi di wilayah Tangerang.

"Kalau terjadi sesuatu, kita tidak bisa berbuat, seperti kasus penggerebekan perusahaan penggemukan sapi ada di wilayah kita, tapi proses hukumnya ada di Polda Metro Jaya, atau penggerebekan teroris, " kata Rano.#Rano Usul Polres Tangerang masuk ke Polda Banten, Ini Sikap Wali Kota

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill