Connect With Us

Plat B Jadi A, Usul Rano Karno Ditentang

Denny Bagus Irawan | Minggu, 27 September 2015 | 13:19

Rano Karno saat meresmikan Musala di Kebayoran Residence. (Dira Derby / TangerangNews)


TANGERANG-Usulan Gubernur Banten, Rano Karno yang mengusulkan kepada Polri agar seluruh kendaraan dan Polres di Tangerang dibawah garis komando Polda Banten mendapatan tentangan.#Rano Usul Polres Tangerang masuk ke Polda Banten, Ini Sikap Wali Kota


 Sebelumnya, Rano Karno menyampaikan bahwa pendapatan Banten selama ini masih masuk ke Jakarta. Usulan Rano itu saat ini diseriusi Kapolri Badrodin Haiti yang tengah mengkaji permintaan Rano Karno itu.  Atas rencana itu, sejumlah tokoh masyarakat di Tangerang berharap rencana itu tak dilaksanakan.


Ketua MUI Kabupaten Tangerang H Mohammad Ues Nawawi menyatakan keberatannya. Menurutnya, selama ini Tangerang sudah terjalin komunikasi yang bagus dan jarak lebih dekat dengan Polda Metro Jaya dibandingkan dengan Polda Banten.


 "Kalau ingin dimaksimalkan pelayanan bukan seperti itu, tetapi tambah saja personelnya. Di Kabupaten Tangerang contohnya ada 29 Kecamatan, tetapi baru ada 19 Polsek, idealnya satu kecamatan satu Polsek," kata Ues, Minggu (27/09).

Dia mengusulkan, agar Rano memprioritaskan programnya kepada yang lebih utama terlebih dahulu ketimbang persoalan pendapatan dari pajak kendaraan. 
Sebab, menurut Ues lebih banyak selama ini warga Tangerang bekerja atau beraktivitas ke Jakarta daripada ke Serang, Banten.

"Selama ini kan sudah bagus, tak ada masalah kan selama ini, lalu kenapa diubah. Tangerang itu dari sisi sosial, budaya, ekonomi dan bisnis lebih masuk Jakarta. Keamanan juga lebih dekat Polda," terangnya.

Sementara itu, pengusaha showroom mobil bekas di Tangerang juga menyatakan keberatannya terkait usulan Rano Karno tersebut.  Hal itu didasari karena Plat A daya jualnya lebih rendah ketimbang Plat B.
 
"Nilai jual mobil plat A lebih rendah dari B, kita sih keberatan. Plat B mau dijual ke daerah mana pun lebih tinggi,"  kata Budi Setiawan, pemilik showroom mobil di Plaza Shinta Tangerang.#Rano Usul Polres Tangerang masuk ke Polda Banten, Ini Sikap Wali Kota

TANGSEL
Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:34

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selatan membongkar kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill