Bidik 10 Besar Dunia di 2029, Bandara Soetta Kebut Transformasi Lewat 3 Program Ini
Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12
Pemerintah menargetkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masuk dalam jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 112 anak dikhitan masal di Aula Kecamatan Kronjo, Jumat (11/9/2015). Khitanan masal ini diselenggarakan oleh Muspika Kecamatan Kronjo bersama PT Mitra Bisnis Keluarga Venetura salah satu perusahaan yang bergerak dalam usaha simpan pinjam.
Kegiatan Khitan massal ini di ikuti oleh 122 anak dari seluruh Desa yang ada di Kecamatan Kronjo, Mekar Baru dan Kecamatan Gunung Kaler. Peserta tidak dibatasi, karena tingginya animo masyarakat sehingga petugas kedokteran dari puskesmas Kronjo terlihat kewalahan.
Salah satu peserta khitan Muhamad (10) didampingi kakeknya Hasanudin (45) mengaku senang karena sudah dikhitan. "Besok nggak mau lagi dikhitan," ujar Muhamad.
Muhamad adalah salah satu peserta khitan yang menangis pada saat dikhitan. Sang ayah pun, Hasanudin mengaku merasa senang dapat mengikutsertakan anaknya. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan diminati oleh masyarakat.
Kapolsek Kronjo AKP Bambang Hermanto berharap agar Baksos Khitanan Massal yang digelar hari ini bisa bermanfaat bagi warga Kronjo. Terlebih kegiatan ini tidak dipungut biaya alias gratis.
"Semoga sinergitas antara Muspika Kecamatan dengan warga terus terjaga, melalui momen sunatan masaal ini," katanya. (RAZ)
Pemerintah menargetkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masuk dalam jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029.
TODAY TAGKota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Sejumlah komoditas pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat menjadi barang yang paling banyak dibeli melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sepanjang 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews