Connect With Us

1 Korban Diperkosa Enam orang, Tangerang Rawan Kekerasan Anak

Denny Bagus Irawan | Kamis, 5 November 2015 | 14:02

AJ Korban Pemerkosaan saat ditemui di Polresta Tangerang. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat bahwa Tangerang kini rawan akan kasus kekerasan di Kabupaten Tangerang, dimana satu korbannya diperkosa lebih dari enam orang. Hal itu diduga dari mudahnya akses untuk mendapat tontonan yang berbau pornogfrafi, baik melihat langsung atau melalui dunia maya. #Perkosaan Tangerang

Itu semua diketahui setelah Komnas PA mendatangi Mapolresta Tangerang pada Kamis (5/11) siang. 

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menjelaskan, pihaknya tengah mendampingi tiga korban yang menjadi korban pemerkosaan. Ketiganya yang dibawa ke Mapolresta Tangerang yang masing-masing berinisial A,14, R,15, dan M,12.

"Ketiganya korban pemerkosaan pada bulan September dengan kejadian yang berbeda. Jika ditotal, jumlah pria yang menggagahi ketiganya ada 15 orang lebih," jelasnya.  #Perkosaan Tangerang

Arist menuturkan, korban A, yang merupakan warga Desa Kedaung Barat, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang diperkosa oleh enam orang secara bergantian di dalam gubuk.

"Yang korban kedua atas nama R yang paling miris. Dia digilir delapan orang secara terbuka di sebuah lapangan luas di kawasan Periuk, Mekarsari, Kabupaten Tangerang," jelas Arist.

Sementara M, korban ketiga, hanya diperkosa oleh satu orang yang merupakan supir angkot. "Diperkosa di sebuah kebon kosong di daerah Paku Haji, Kabupaten Tangerang. Yang ini memang hanya satu pelakunya, tapi usia korbannya masih sangat belia," kata Arist.

Tiga kasus ini, kata Arist, memiliki kesamaan, dimana semua korban diperkosa sembari diancam senjata tajam, dan dicekoki miras. Selian itu pelaku juga saling kenal dengan korban.

"Kejadiannya juga di kawasan pinggiran kota, seperti Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Kawasan seperti ini memang rawan kekerasan seksual pada anak" tuturnya.  #Perkosaan Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill