Connect With Us

Empat Tahun Dijual ke 2.742 Pria Hidung Belang

EYD | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 11:05

Ilustrasi ini menggambarkan sang istri selama empat tahun dieksploitasi sang suami melayani 2.742 pria hidung belang (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Pengadilan di Prancis tengah dihebohkan dengan kasus suami yang menyewakan istrinya kepada 2.742 lebih pria hidung belang. Tak tanggung-tanggung, aksi bejatnya itu telah dilakukannya selama empat tahun.

Pria yang tak disebutkan namanya itu mendapatkan penghasilan hingga 5.000 pounds per bulan atau sekitar Rp104,6 juta dengan menjadikan istrinya seorang PSK. Dia menjalankan bisnis haramnya itu dari rumahnya di Meaux, Utara Paris, Prancis.

Sang suami nantinya akan menunggu di dalam mobil bersama anaknya. Sedangkan sang istri yang berusia 46 tahun ini bertemu dengan klien yang telah membuat perjanjian sebelumnya lewat internet. Jaksa percaya kalau istri pria tersebut hanya menjadi korban eksploitasi.

“Suami memiliki pengaruh secara psikologi kepada istrinya,” kata Jaksa Emmanuel Dupic. “Sehingga mencegah istri dari tersangka tidak bisa berhenti untuk menuruti kemauan suami untuk memuaskan hasrat seksual dari para kliennya.”

SPORT
Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44

Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill