Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNews.com-Suci Fegita Sari ,20, seorang wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu dilaporkan sejak 3 Januari 2017 lalu, diculik pria yang meminta uang tebusan.
Wanita muda dengan ciri tindik dihidung dan tinggal di Kampung Kawidaran, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang itu menurut keluarga awalnya pamit menggunakan mobil Avanza D 1622 HT untuk menuju ke Cikande, Serang, Banten. Dia bilang akan mengantar seseorang dengan bayaran Rp1 juta. Baca Juga : Wanita hanya menggunakan bra tewas di hotel Flamboyan Neglasari
Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Gunarko mengatakan, hilangnya Suci akhirnya dilaporkan orangtuanya ke Polsek Cikupa. "Dalam laporan itu diketahui dia pergi menggunakan kaos biru dan celana jeans. Kami masih mendalami laporan itu. Anggota diterjunkan untuk membantu pencarian,” katanya, Selasa (17/1/2017).
Mengenai pengakuan keluarga bahwa korban dimintai tebusan, Gunarko mengaku enggan terlalu berspekulasi. “Baru laporan orang hilang saja, dugaan itu belum tentu benar. Tapi informasi itu tetap kita telusuri, untuk jumlah angkanya silahkan konfirmasi ke suaminya saja,” ucap Gunarko.
Hingga kini, sudah hampir dua pekan, Sucitak juga kunjung kembali ke rumah. Keluarga berharap sang penelepon yang meminta tebusan saat itu mau mengaktifkan teleponnya lagi.
"Waktu itu sudah kita ingin anter uangnya, tapi malah handphonenya enggak aktif jadi kita enggak tahu anter uangnya kemana," terang Suyitno ayah Suci.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPemkot Tangerang bergerak cepat mengantisipasi potensi gejolak harga kebutuhan pokok akibat konflik perang Iran yang memicu kenaikan harga energi, pangan hingga distribusi logistik.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengintegrasikan layanan publik ke dalam satu ekosistem digital.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews