Connect With Us

Suci Fegita Sari Pemandu Lagu di Balaraja Dilaporkan Hilang

Agus Riyadi (GES) | Selasa, 17 Januari 2017 | 05:00

Suci Fegita Sari (@tangerangnews 2017 / Ages Alfatehah)


TANGERANGNews.com-Suci Fegita Sari ,20, seorang wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu dilaporkan sejak 3 Januari 2017 lalu,  diculik pria yang meminta uang tebusan.


Wanita muda dengan ciri tindik dihidung dan tinggal di Kampung Kawidaran, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang itu menurut keluarga awalnya pamit menggunakan mobil Avanza D 1622 HT untuk menuju ke Cikande, Serang, Banten. Dia bilang akan mengantar seseorang dengan bayaran Rp1 juta. Baca Juga : Wanita hanya menggunakan bra tewas di hotel Flamboyan Neglasari

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Gunarko mengatakan, hilangnya Suci akhirnya dilaporkan orangtuanya ke Polsek Cikupa. "Dalam laporan itu diketahui dia pergi menggunakan kaos biru dan celana jeans. Kami masih mendalami laporan itu. Anggota diterjunkan untuk membantu pencarian,” katanya, Selasa (17/1/2017). 

Mengenai pengakuan keluarga bahwa korban dimintai tebusan, Gunarko mengaku enggan terlalu berspekulasi. “Baru laporan orang hilang saja, dugaan itu belum tentu benar. Tapi informasi itu tetap kita telusuri, untuk jumlah angkanya silahkan konfirmasi ke suaminya saja,” ucap Gunarko.

Hingga kini, sudah hampir dua pekan, Sucitak juga kunjung kembali ke rumah. Keluarga berharap sang penelepon yang meminta tebusan saat itu mau mengaktifkan teleponnya lagi.

"Waktu itu sudah kita ingin anter uangnya, tapi malah handphonenya enggak aktif jadi kita enggak tahu anter uangnya kemana," terang Suyitno ayah Suci.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill