Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNews.com-Suci Fegita Sari ,20, seorang wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu dilaporkan sejak 3 Januari 2017 lalu, diculik pria yang meminta uang tebusan.
Wanita muda dengan ciri tindik dihidung dan tinggal di Kampung Kawidaran, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang itu menurut keluarga awalnya pamit menggunakan mobil Avanza D 1622 HT untuk menuju ke Cikande, Serang, Banten. Dia bilang akan mengantar seseorang dengan bayaran Rp1 juta. Baca Juga : Wanita hanya menggunakan bra tewas di hotel Flamboyan Neglasari
Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Gunarko mengatakan, hilangnya Suci akhirnya dilaporkan orangtuanya ke Polsek Cikupa. "Dalam laporan itu diketahui dia pergi menggunakan kaos biru dan celana jeans. Kami masih mendalami laporan itu. Anggota diterjunkan untuk membantu pencarian,” katanya, Selasa (17/1/2017).
Mengenai pengakuan keluarga bahwa korban dimintai tebusan, Gunarko mengaku enggan terlalu berspekulasi. “Baru laporan orang hilang saja, dugaan itu belum tentu benar. Tapi informasi itu tetap kita telusuri, untuk jumlah angkanya silahkan konfirmasi ke suaminya saja,” ucap Gunarko.
Hingga kini, sudah hampir dua pekan, Sucitak juga kunjung kembali ke rumah. Keluarga berharap sang penelepon yang meminta tebusan saat itu mau mengaktifkan teleponnya lagi.
"Waktu itu sudah kita ingin anter uangnya, tapi malah handphonenya enggak aktif jadi kita enggak tahu anter uangnya kemana," terang Suyitno ayah Suci.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGGeram atas kasus pelecehan seksual yang menimpa puluhan siswa di SDN Rawabuntu 01 Serpong, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, langsung mengambil langkah tegas.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews