Connect With Us

Banjir di Kronjo, Bupati Tangerang Kunjungi Korban

Mohamad Romli | Senin, 20 Februari 2017 | 14:00

Bencana banjir terjadi RT 02, Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Senin (20/2/2017). Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar langsung meninjau daerah terdampak banjir tersebut. (@tangerangnews 2017 / Romly)


TANGERANGNEWS.com-Bencana banjir terjadi  RT 02, Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Senin (20/2/2017). Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar langsung meninjau daerah terdampak banjir tersebut.

Hal itu dilakukan Bupati, agar dapat  melihat dan mengetahui langsung kondisi warga yang terdampak banjir. Menurut Zaki, banjir itu terjadi akibat meluapnya Sungai Cimanceri yang kondisinya sudah mengalami sedimentasi.

"Pihak Camat beserta jajaran Dinas Kesehatan (Puskesmas Kronjo), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah mengantisipasi akan kejadian banjir di Cirumpak ini," ungkap Zaki.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berupaya melakukan komunikasi dengan Provinsi Banten dan Balai Besar, untuk merehab dan merevitalisasi saluran-saluran yang ada di Cirumpak ini.

"Terutama pemeliharaan Sungai Cimanceuri itu yang paling penting, sehigga banjir tahunan yang sering menimpa warga Desa Cirumpak ini bisa diatasi," terangnya.

Sementara itu, Jasim, Ketua RT 02, Desa Cirumpak mengungkapkan, setidaknya ada dua RT diwilayah itu yang terdampak banjir, yaitu di RT1 dan RT2 . "Saya dan seluruh warga di Desa Cirumpak sangat berharap dan meminta kepada pemerintah untuk bisa melakukan pengerukan sungai Cimanceri ini agar kita tidak banjir lagi. Karena selalu banjir di sini," tuntas Jasim. (RAZ)

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill