Connect With Us

RSUD Kabupaten Tangerang Terbakar

| Rabu, 16 Desember 2009 | 18:45

RSUD Kabupaten Tangerang terbakar, tampak sejumlah keluarga pasien sedang mengamati aksi petugas pemadam kebakaran dalam memadamkan api. Akibat kebaran itu RSUD mengalami kerugian mencapai Rp1 miliar (tangerangnews / tangerangnews/rangga)

 
TANGERANGNEWS-RSUD Kabupaten Tangerang  yang sedang dalam tahap renovasi dilahap sijago merah, siang ini sekitar pukul 14.50 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar.
 
Sejumlah saksi mata mengatakan,  percikan api muncul dari atap gedung yang sedang direnovasi. Dugaan percikan api tersebut berasal dari mesin las karena sebelum api menjalar, para pekerja sedang melakukan peng-lasan di atap untuk menyambung besi. Ucok, 35, saksi mata yang berada di lokasi menjelaskan, saat percikan api membesar, para pekerja yang panik menyemprotkan oksigen dari dalam tabung, yang merupakan perangkat untuk melakukan pengelasan.
 
“Saat itu ternyata apinya makin membesar. Bukan menjadi padam,” kata Ucok seraya menjelaskan saat api mulai membesar dan mengeluarkan asap hitam. Akibat peristiwa itu, seluruh pasien di RSUD Kabupaten Tangerang sempat pakin belarian.
Direktur Utama RSUD KabupatenTangerang Mamahit Makentur kepada wartawan menerangkan saat kebakaran terjadi dirinya baru saja usai melaksanakan rapat koordinasi di aula RSUD lantai dua. Saat selesai, dirinya melihat para petugas membawa alat pemadam kebakaran yang memang disediakan khusus di RSUD Kabupaten Tangerang.“Saya juga tahunya ada kebakaran dari staff yang berlarian membawa tabung pemadam kebakaran. Katanya ada api,” ujar Mamahit.

Dikatakan Mamahit kebakaran ini menyebabkan sedikitnya kerugian sekitar Rp1 miliar. Dan gedung yang terbakar sedang dalam tahap renovasi pembuatan casing gedung yang menelan anggaran Rp867 juta. Akibat kebakaran ini kata Mamahit beberapa berkas-berkas milik RSUD terkait dengan rekam medik para pasien dan data-data lain ikut terbakar.

“Sementera dugaan karena percikan las. Soal perbaikan kedepan masih akan dikoordinasikan. Apakah pihak rumah sakit yang mengganti atau CV Aldi Karya yang menjadi pemegang proyek renovasi,” kata Mamahit.

 Untuk memadamkan api, diturunkan setidaknya 12 unit mobil pemadam kebakaran. Meksipun kebakaran menghanguskan satu gedung, Mamahit menjamin tidak akan ada evakuasi terhadap para pasien. Pelayanan rumah sakit akan tetap dilangsungkan seperti biasa.
 
“Yang terbakar adalah gedung administrasi. Jadi untuk Intstalasi Gawat Darurat hingga kamar pasien masih aman,” kata Mamahit. Hingga berita ini diturunkan sudah ada tiga orang yang dimintai keterangan oleh kepolisian terkait dengan kebakaran yang terjadi. api sendiri baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres metro Kota Tangerang Kompol Budhi Herdi Susianto menerangkan, pihaknya hingga kemarin petang masih melakukan penyelidikan soal kebanaran dugaan sejumlah saksi. “Kami masih melakukan pengumpulan keterangan saksi,” tegasnya. (rangga)
 
 

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill