Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com- Warga di Kampung Kawaron Girang Rt 03/ RW 04 Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Senin (20/3/2017) petang dihebohkan dengan adanya pesawat Helikopter milik Korlantas Mabes Polri yang turun mendadak darurat.
Informasi yang di dapat, pesawat yang berasal dari arah Lampung tersebut diawaki Iptu Penerbang Rino RD. Tetapi, saat tiba diatas langit milik pertanian masyarakat di Kampung Kawaron Girang Desa Wanakerta, pesawat kehilangan tenaga akibat mengalami kerusakan pada mesin.
Tiba-tiba saja pesawat mendarat di lokasi, sehingga warga sekitar mengira akan terjadi sesuatu yang mengerikan.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang Kompol Kosasih saat dihubungi, Selasa (21/3/2017).
"Informasinya karena terjadi kerusakan pada mesinnya," ujar Kapolsek Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kompol Kosasih pada Selasa (21/3/2017).
Menurut dia, pendaratan yang dilakukan oleh Iptu Rino RD sangat mulus. Sehingga tidak terjadi kerusakan apa pun, baik di sekitar lokasi maupun terhadap pesawat serta dirinya sendiri.
"Pesawat hingga pagi ini masih di lokasi, rencananya baru akan dievakuasi setelah mesin pesawat diperbaiki. Jadi tidak ada korban jiwa, bahkan ranting di lokasi tidak ada yang rusak karena pendaratannya sangat mulus sekali," terangnya.
Tak lama kemudian, warga sekitar berdatangan ke lokasi untuk melihat peristiwa tersebut.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGWarga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mengantisipasi potensi temuan penyebaran virus Nipah di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews