Connect With Us

2030, Harus sudah tak boleh ada lagi Permasalahan Air Bersih

Mohamad Romli | Rabu, 22 Maret 2017 | 12:00

Warga Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang hidup dengan Air Sungai Cisadane yang Tercemar Limbah Pabrik, meski kualitas air sungai Cisadane terus menurun karena pencemaran, hingga saat ini, warga masih menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari, Rabu (22/3 (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah harus bekerja keras untuk mewujudkan salah satu target Sustainable Development Goals (SGDs).


SDGs adalah dokumen kesepakatan global pengganti Millenium Develompent Goals (MDGs) yang masa berlakunya berakhir tahun 2015.
Indonesia adalah salah satu negara yang turut menandatangani kesepakatan global tersebut dan mulai berlaku pada Januari 2016.

"Target SDGs itu sangat ambisius, ada 17 goal, salah satunya goal nomor 6 yaitu memastikan ketersediaan dan manajemen air bersih yang berkelanjutan dan sanitasi bagi semua," kata Khoirun Huda, Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang, Rabu (22/3/2017).
Huda menjelaskan, salah satu indikator capaian yang harus dicapai pada tahun 2030 adalah akses terhadap air minum yang aman dan terjangkau untuk semua.

"SDGs itu masa berlakunya 2016 sampai 2030, target di tahun 2030, kita mudah mendapatkan air minum yang aman, tentu ini sebuah tantangan bagi Pemerintah, terutama Pemkab Tangerang," tambahnya.

Dengan kondisi saat ini, Huda menyarankan Pemkab Tangerang segera melakukan kajian terhadap kondisi air bersih di Kabupaten Tangerang, misalnya soal dampak pembangunan dan ketersediaan air yang aman untuk dikonsumsi warga.

"Pembangunan fisik terus digenjot, namun apakah ada kajian daya dukung lingkungan, yang saya tahu, dokumen kajian lingkungan hidup strategis pun belum ada," kritiknya.

Dengan panduan dokumen SDGs, tambah Huda, Pemkab Tangerang memiliki semacam panduan bagaimana merencanakan program pembangunan dengan tantangan dan target global.


"SDGs menjadi semacam peta global, jika segera diadopsi dalam rencana pembangunan, tentu ini sangat baik sekali," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill