Connect With Us

Direkam saat ke toilet, pengunjung Hotel di Gading Serpong resah

Denny Bagus Irawan, Mohamad Romli | Sabtu, 25 Maret 2017 | 19:00

Barang bukti ponsel yang diduga milik pelaku perekam wanita di dalam toilet hotel yang ada di kasawasan Gading Serpong. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Direkam secara diam-diam saat sedang buang air kecil di bilik toilet. Seorang wanita muda resah hingga ketakutan. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/3/2017) sekitar pukul 12.00 siang.

Pelaku perekaman diduga seorang pekerja pembersih toilet atau cleaning service pada hotel yang berlokasi di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

Korban yang berusia 25 tahun hingga kini resah dan  ketakutan. Karena korban khawatir video hasil rekaman tersebut dapat menyebar ke media sosial. Selain itu dikhawatirkan  sebelumnya juga banyak pengunjung yang menjadi korban. Menurut seorang teman korban berinsial SJ, nama korban tidak boleh diungkap karena masih dalam keadaan syok. Baca Juga : Pengakuan korban perekam video wanita cantik di hotel Gading Serpong

“Saya enggak mau disebut namanya, tetapi peristiwa ini benar terjadi. Ini bukti-buktinya. Saya sebagai temannya. Diduga pelaku sering melakukan kegiatan seperti ini (pengambilan video wanita di dalam toilet hotel) ,” ujar SJ seraya menunjukan bukti berupa ponsel yang diduga milik pelaku, Sabtu (25/3/2017).

Dalam ponsel yang diduga milik pelaku itu, wartawan TangerangNews.com dapat melihat langsung bahwa sejumlah pengunjung wanita di hotel itu menjadi korban pria berusia 19 tahun tersebut.

SJ menceritakan awal peristiwa itu, Menurutnya, saat korban menggunakan toilet tersebut untuk buang air kecil, korban melihat ada handphone di bawah bilik yang diarahkan ke arah korban.

Korban langsung bergegas keluar dari toilet dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak manajemen hotel.  Pihak hotel lalu menemani korban untuk mencari pelaku. Tak lama kemudian, akhirnya pelaku berinisial N didapat.

Saat itu N sedang bersembunyi di dalam sebuah hall yang berada di dekat toilet. Korban mengenali handphone milik N dan mengatakan bahwa itu adalah handphone yang sama seperti yang dia lihat di dalam toilet. Kemudian, pihak manajemen hotel meminta N untuk menunggu di lobi dan menindaklanjuti dengan melihat rekaman CCTV.

Selama menunggu, kata SJ,  ada berita simpang siur yang diutarakan oleh staf hotel bahwa pelaku merupakan tamu yang terlihat berlari meninggalkan hotel, serta ada juga kabar bahwa CCTV sedang rusak.

“Setelah menunggu beberapa jam, pihak hotel mengatakan bahwa N sudah mengakui perbuatannya dan bahwa hal tersebut sudah pernah dilakukan berulang kali. Pihak hotel juga memberikan handphone milik N dan surat pernyataan dari N,” ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini disusun, TangerangNews.com belum mendapatkan keterangan apa pun dari pihak hotel yang dimaksud oleh teman korban tersebut.

 

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill