Connect With Us

Edarkan Ganja 1,8 Kg, Mantan Sopir Dibekuk Polsek Teluknaga Tangerang

Mohamad Romli | Rabu, 29 Maret 2017 | 14:00

Aparat Polsek Teluknaga Selasa (21/3/2017) menangkap tersangka berinisial S (37) dan tersangka EM (30), menggunakan narkotika jenis ganja, di Kosambi Kabupaten Tangerang, Rabu (29/3/2017). (@TangerangNews.com 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS. comPemuda berinisial S (37), warga Kampung Salembaran Jaya RT 02/02, Kelurahan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang dibekuk aparat Polsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Selasa (27/2/2017). 

 

Dari pemuda yang pernah berprofesi sebagai sopir tersebut, polisi mengamankan barang bukti 1,8 kilogram daun ganja.

 

Dikatakan Kapolsek Teluknaga AKP Arif Purnama Oktora, tersangka ditangkap setelah pihaknya menerima informasi adanya seorang warga yang diduga menggunakan narkotika jenis ganja di jalan raya Salembaran, Kelurahan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang pada Selasa (21/3/2017).

 

"Kami menerima laporan adanya penyalahgunaan narkoba jenis ganja. Kemudian kami langsung merespons dan berhasil menangkap EM (30), Selasa, 21 Februari 2017, jam 21.50 WIB," katanya, Rabu (29/3/2017).

 

Arif mengatakan, EM (30) adalah warga Dadap, RT 001/005, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan terhadap EM, didapatkan satu paket kecil ganja yang dibungkus kertas warna coklat didalam bungkus rokok Marlboro berwarna hitam.

 

"Bungkus rokok tersebut sempat dibuang oleh tersangka.Kemudian EM kami minta untuk mengambil bungkus rokok tersebut, setelah diperiksa ada satu paket kecil ganja," tambahnya.

 

Dari EM, Polisi kemudian mendapatkan keterangan paket ganja tersebut dibeli dari S (37). Maka polisi kemudian bergerak ke rumah kontrakan S . Pada pukul 23.00 WIB (Selasa, 21/2/2017), tersangka S berhasil ditangkap dikediamannya.

 

"Hari itu juga kurang lebih berselang satu jam, kami berhasil menangkap tersangka berinisial S (37) dikontrakannya.  Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan dua paket besar yang diduga daun ganja dibawah bantal serta enam paket kecil diatas pintu kamar ganja dengan berat 1,8 kilogram," tambahnya.

 

Arif menjelaskan, tersangka S menjadi pengedar ganja di daerah sekitar Kecamatan Teluknaga. Sementara paket ganja 1,8 kilogram tersebut didapatkan S dari pemasok berinisial JW dan LK2 yang saat ini masih dalam pengejaran pihak Polsek Teluknaga.

 

Atas perbuatannya, tersangka EM (30) selaku pengguna dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) Subsider Pasal 127 ayat (1)a Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara tersangka S (37) selaku pengedar dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang Nomor 25/2009 tentang Narkotika.

 

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill