Connect With Us

Abrasi di Karang Serang Tangerang Memprihatinkan

Denny Bagus Irawan | Jumat, 31 Maret 2017 | 12:00

Kondisi pesisir laut di wilayah Kabupaten Tangerang sangat memprihatinkan akibat dampak dari abrasi. Tepatnya di Pantai Sangrilla, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Kamis (30/3/2017). (@tangerangnews 2017 / Denny Bagoes Irawan)


TANGERANGNEWS.com-Kondisi pesisir laut di wilayah Kabupaten Tangerang sangat memprihatinkan akibat dampak dari abrasi. Tepatnya di Pantai Sangrilla, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.


Namun, Pemkab Tangerang mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, tanah di wilayah itu telah dimiliki perusahaan swasta.  “ Sejak 1980-an, perusahaan swasta telah menjadi pemilik sah tanah di Karang Serang, “ ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Tangerang Didin Samsudin, Kabupaten Tangerang, Jumat (31/3/2017) kepada wartawan.

Abrasi

Caption : Abrasi di Pantai Sangrilla, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.


Karena masalah tersebut, pemerintah tidak memiliki kapasitas untuk campur tangan di daerah, termasuk untuk menghentikan ancaman kerusakan.
“Jadi tidak bisa berbuat banyak atas kerusakan itu,” ujarnya.


Sebelumnya, Badan Perikanan dan Pesisir Kabupaten Tangerang mengatakan,  bahwa abrasi telah merusak 579 hektare lahan produktif di wilayah pesisir kabupaten,  termasuk Karang Serang.  Untuk menghentikan masalah ini, Pemkab Tangerang  direncanakan untuk merencanakan pohon bakau di daerah tersebut. Pemkab Tangerang terpaksa hanya bisa melakukan hal tersebut untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Apalagi, sebagian besar dimiliki oleh PT Shangrila Indah. Oleh karena itu, kita tidak bisa melakukan apa-apa," kata Didin.

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill