Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat
Minggu, 13 September 2026 | 06:38
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
TANGERANGNEWS.com-Banjir yang diakibatkan meluapnya sungai Cimanceuri menyebabkan akses Jalan Seglok di Kampung Seglok, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terputus.
Kamsin, warga setempat mengatakan, banjir terjadi sejak Jumat (05/5/2017). Namun saat itu akses jalan masih bisa dilintasi kendaraan bermotor. Namun, esok harinya berubah.
"Jalan sama sekali tidak bisa dilewati sejak hari Sabtu," katanya, Senin (08/5/2017).
Ketinggian air terus naik. Puncaknya pada Minggu (07/5/2017), ketinggian air sampai sedada orang dewasa atau sekitar 1,5 meter.
"Air mulai surut Senin pagi, sekarang tinggal selutut orang dewasa," jelasnya kepada TangerangNews.com.
Tampak dilokasi sekitar pukul 13.00 WIB. Ketinggian banjir dilokasi tersebut masih selutut orang dewasa. Beberapa pengendara motor yang memaksa melintas dijalan tersebut akhirnya mogok. Untuk diketahui Jalan ini adalah akses utama menuju kawasan industri Olex dari arah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Sehingga pada saat tidak banjir, ramai dilalui pengendara bermotor. Pengendara yang hendak melintas menuju kawasan industri Olex pun akhirnya harus mengambil jalan alternatif melalui perumahan Puri Bidara Permai, kemudian mengarah ke jalan Kampung Widara, Desa Pematang, Tigaraksa.
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
TODAY TAGAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews