Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Banjir di Perumahan Total Persada, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk Kota Tangerang, berangsur surut, Senin (8/5/2017). Meski demikian ketinggian air masih tetap tinggi.
Ketua Tagana Kota Tangerang, Tatan Fauzi mengatakan, data terakhir ketinggian air pada pukul 07.55 WIB telah mencapai 2,2 meter. Hanya turun sekitar 10 cm dari semalam.
"Hari ini mulai surut, mudah-mudahan kalau hari ini tidak hujan bisa semakin surut," katanya.
Berdasarkan data, banjir di Total Persada menenggelamkan lima RT di RW 7 dan enam RT di RW 8. Adapun jumlah korban banjir di RW 7 sebanyak 2.159 jiwa dan di RW 8 sebanyak 1679 jiwa.
Sementara di Perum Alamanda Kecamatan Periuk, ketinggian air mencapai 1,5 meter dengan jumlah pengungsi 160 jiwa.
Tatan mengatakan, pihaknya masih menyiagakan 15 personil Tagana di lokasi untuk melakukan evakuasi warga yang masih berada di rumah.
"Kita evakuasi dengan perahu yang sudah ada di lokasi banjir dengan tiga perahu dari BPPD Kota Tangerang," katanya.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGTimnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu
Adidas Adizero Evo SL dikenal sebagai salah satu varian terbaik dari lini Adizero yang dirancang khusus untuk pelari yang mengejar kecepatan. Sepatu ini hadir dengan teknologi modern seperti midsole Lightstrike Pro
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews