Connect With Us

Banjir di Periuk Tangerang mulai surut

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 8 Mei 2017 | 13:00

Tim Tagana Kota Tangerang melakukan evakuasi kepada warga yang terdampak Banjir di Perumahan Total Persada, Senin (8/5/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Banjir di Perumahan Total Persada, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk Kota Tangerang, berangsur surut, Senin (8/5/2017). Meski demikian ketinggian air masih tetap tinggi.

Ketua Tagana Kota Tangerang, Tatan Fauzi mengatakan, data terakhir ketinggian air pada pukul 07.55 WIB telah mencapai 2,2 meter. Hanya turun sekitar 10 cm dari semalam.

"Hari ini mulai surut, mudah-mudahan kalau hari ini tidak hujan bisa semakin surut," katanya.

Berdasarkan data, banjir di Total Persada menenggelamkan lima RT di RW 7 dan enam RT di RW 8. Adapun jumlah korban banjir di RW 7 sebanyak 2.159 jiwa dan di RW 8 sebanyak 1679 jiwa.

Sementara di Perum Alamanda Kecamatan Periuk, ketinggian air mencapai 1,5 meter dengan jumlah pengungsi 160 jiwa.

Tatan mengatakan, pihaknya masih menyiagakan 15 personil Tagana di lokasi untuk melakukan evakuasi warga yang masih berada di rumah.
"Kita evakuasi dengan perahu yang sudah ada di lokasi banjir dengan tiga perahu dari  BPPD Kota Tangerang," katanya.

TEKNO
Segera Hadir di Indonesia, Early Pre-order OPPO Find X9 Ultra Dibuka

Segera Hadir di Indonesia, Early Pre-order OPPO Find X9 Ultra Dibuka

Kamis, 23 April 2026 | 14:12

Menyambut peluncuran global OPPO Find X9 Ultra, OPPO Indonesia turut mengonfirmasi kehadiran perangkat flagship terbaru ini di pasar Indonesia melalui pembukaan masa Early Pre-order.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill