Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur Kota Tangerang menyebabkan banjir hampir 2 meter di wilayah Kecamatan Periuk, Minggu (7/5/2017). Akibatnya, ribuan warga pun mengungsi.
Berdasarkan data dari Pemerintah Kota Tangerang, banjir tersebut merendam Perumahan di Total Persada di RW 7 dan 8 dengan jumlah warga 3.821 jiwa.
Lalu di Perumahan Alamanda RW 10 dengan jumlah warga 4089 jiwa.
"Banjir ini disebabkan luapan air Kali Ledug karena curah hujan dan kirim air dari hulu. Kali meluap sejak pukul 15.00 WIB. Sampai saat ini kedalaman air di lokasi terdalam sanpai dengan pukul 19.30 wib kurang lebih 1,8 meter," kata Kabag Humas Pemkot Tangerang,Felix Mulyawan.
Warga yang rumahnya terendam banjir pun langsung mengungsi ke tempat terdekat. Seperti di Gor Total Persada ada 500 sekitar jiwa Masjid Al Mujahidin sekitar 742 jiwa. Sisanya mengungsi di rumah warga yang tidak terkena banjir.
"Saat ini Dinas Sosial sudah dan sedang mendistribusikan kebutuhan Logistik kepada para pengungsi," jelas Felix.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGMenyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews