Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Musibah banjir melanda pemukiman di Kampung Bitung Cisereh, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Banjir dilokasi ini terjadi di dua RT, yakni RT 1/04 dan RT 2/04. Selain merendam sekitar 30 rumah warga serta beberapa kontrakan, banjir juga memutus akses jalan veteran, Bitung Cisereh.
Dari pantauan TangerangNews.com, ketinggian air di dua RT tersebut bervariasi. Namun yang terparah adalah yang lokasinya persis dipinggir sungai Cirarab. Dilokasi tersebut, ketinggian banjir mencapai sekitar dua meter.
Ketua RT 1, Engkay mengatakan, banjir mulai terjadi sejak Sabtu (06/05/2017) kemarin. Penyebabnya karena sungai Cirarab yang melintas di perkampungan tersebut meluap.
"Air mulai naik ke pemukiman sekitar pukul 16.00. Air mulai tinggi sekitar pukul 21.00," katanya, Minggu (07/5/2017).
Lokasi dua RT tersebut memang berada di dataran rendah. Sehingga menjadi langganan banjir saat sungai Cirarab meluap. Banjir serupa juga pernah terjadi pada awal tahun 2017.
Dari informasi yang dihimpun, perkampungan ini menjadi langganan banjir sejak tahun 2007.
"Penyebabnya karena penyempitan dan pendangkalan sungai Cirarab, juga karena pembangunan di sepanjang sungai Cirarab," tambahnya.
Warga korban banjir tersebut saat ini mengungsi di musala setempat yang dataran-nya lebih tinggi. Namun,sebagian besar warga masih tetap bertahan di rumah mereka karena sudah membangun rumahnya bertingkat.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGWarga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews