Connect With Us

Obat Palsu Beredar di Pasar Sentiong Balaraja

Mohamad Romli | Selasa, 6 Juni 2017 | 13:00

Nurjaya Bangsawan, Kepala BPOM Banten memberikan keterangan kepada wartawan atas temuan obat palsu di Pasar Sentiong, Balaraja, Selasa (6/6/2017). (Mohamad Romli / TangerangNews2017)

TANGERANGNEWS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten menemukan dua jenis obat yang diduga palsu beredar di Pasar Sentiong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Selasa (6/6/2017).

Kedua jenis obat tersebut adalah Ponstan Tablet 500 Mg dan Super Tetra. Kedua jenis obat tersebut sangat populer di masyarakat karena fungsinya. Ponstan lebih dikenal dengan obat pereda nyeri, sementara Super Tetra adalah antibiotik.

Secara kasat mata tidak mudah membedakan antara obat yang asli dengan yang palsu, karena dari sisi kemasan, bentuk dan warna nampak mirip.Perlu ketelitian konsumen untuk membedakan obat palsu dan obat asli tersebut.

“Sekilas memang tampak asli, tapi saat diperhatikan bentuk obatnya sedikit berbeda, maka benar-benar harus teliti untuk membedakan yang asli dan palsu,” ujar Kepala BPOM Banten Nurjaya Bangsawan.

Dua jenis obat ini beredar luas di masyarakat, selain itu, terdapat perbedaan harga antara obat asli dan palsu, obat palsu dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga obat asli yang dijual di apotek resmi.

Untuk terhidar dari obat palsu, masyarakat dihimbau untuk melakukan pengecekan kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa.

Sementara itu, Bupati Tangerang A Zaki Iskandar akan mengusut adanya temuan beredarnya obat palsu di Kabupaten Tangerang tersebut.

“Kami akan kerjasama dengan kepolisian untuk mengusut tuntas dari pemasok sampai produsen obat palsu tersebut, karena obat palsu sangat berbahaya yang dapat menimbulkan negatif bagi kesehatan,” tegasnya.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill