KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Dua ruang kelas SDN Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar karena atap bangunan tersebut ambruk.
Peristiwa ambruknya dua ruang kelas SD yang berlokasi di Jalan Tigaraksa-Cisoka, Desa Tegalsari, Kecamatan Tigaraksa tersebut terjadi dua minggu yang lalu.
"Ambruknya pas masih bulan puasa, sekitar jam 7 malam, waktu itu terdengar suara braak! Awalnya saya mengira ada yang tabrakan, pas dicek ternyata atap sekolah yang ambrol," ujar Wati, warga disekitar lokasi yang anaknya juga bersekolah di SD tersebut, Minggu (9/7/2017).
Setelah peristiwa ambrolnya dua ruang kelas tersebut, kemudian berbagai pihak datang ke lokasi untuk menurunkan genting yang masih tersisa di atap bangunan.
"Beberapa hari yang lalu ada yang kerja bakti dari TNI juga warga yang menurunkan sisa genting, karena takut kembali roboh," tambahnya.
Sepengetahuannya, ruang kelas yang roboh tersebut sudah tidak dipergunakan untuk kegiatan belajar oleh pihak sekolah, karena memang kondisi bangunan tersebut sudah tidak layak. "Sudah sekitar setahun enggak dipakai, mungkin takut roboh pas waktu belajar," tandasnya.
Pantauan TangerangNews.com di lokasi tampak masih berserakan sisa genting pecah berserakan diarea ruang kelas yang ambruk tersebut.(RAZ)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026
Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tangerang diliburkan selama penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sekolah imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews