Connect With Us

Empat Jam Terbakar, Lapak Ban Bekas di Balaraja Belum Juga Padam

Mohamad Romli | Minggu, 17 September 2017 | 18:00

Tampak Petugas pemadam kebakaran berjuang ekstra memadamkan api dari pembakaran ban bekas diarea pinggir jalan Sentiong ludes terbakar, Minggu (17/9/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Tujuh unit pemadam kebakaran (damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang masih berusaha memadamkan kobaran api di lapak penampungan ban bekas di lKampung Pakuhaji RT 03/06, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Minggu (17/9/2017).

Dari tujuh unit armada tersebut, tiga unit  berasal dari  Kantor BPBD di Curug,  pos Tigaraksa satu unit,  pos Pasar Kemis satu unit,  pos Balaraja satu unit,  pos Cisoka satu unit dengan jumlah personel 24 petugas. Pemadaman dilakukan sejiak pukul 14.00 WIB.

"Kami perioritaskan terlebih dahulu api yang didekat pemukiman, mencegah api merembet ke rumah warga," ujar Darda Khadafi, Komandan Peleton Damkar BPBD Kabupaten Tangerang yang memimpin pemadaman kebakaran tersebut. BACA JUGA : Lapak Ban Bekas di Balaraja Ludes Terbakar

Memang petugas harus berjuang ekstra agar api tidak merambat ke pemukiman warga. Mengingat sekitar 10 meter dari lapak tersebut, terdapat dua rumah warga yang posisinya berdempetan.

Setelah berhasil menjinakkan api diposisi dekat pemukiman,  petugas pemadam kemudian menyisir ke sebelah barat yang letaknya persis disisi Jalan Raya Sentiong-Tobat. Lokasi tersebut pun jaraknya dekat dengan sebuah bangunan seperti pabrik. BACA JUGA : Kebakaran Hanguskan Lapak & Rumah di Tangerang

"Kita akan terus siaga,  bahkan mengupayakan ada tambahan unit pemadam. Kami prediksi malam ini sudah padam," tambahnya.

Sekitar pukul 18.00 WIB api masih berkobar menghanguskan ribuan ban bekas tersebut,  sementara asap hitam terus mengepus terbawa hembusan angin yang menuju timur laut.(RAZ)

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill