Connect With Us

Gudang Petasan Meledak, DPRD Desak Pemkab Tangerang Tingkatkan Pengawasan Pergudangan

Mohamad Romli | Kamis, 26 Oktober 2017 | 14:00

Nazil Fikri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Meledaknya gudang petasan hingga menyebabkan korban jiwa di Pergudangan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menjadi perhatian DPRD setempat. Pemkab Tangerang pun didesak agar meningkatkan pengawasan standar keselamatan gedung di wilayah tersebut.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Nazil Fikri, Kamis (26/10/2017). Menurutnya, peristiwa naas itu tidak semestinya terjadi jika standar keamanan kerja dan keamanan gedung sesuai dengan peraturan perundang-undangan sudah dipatuhi. Ia pun meminta penyebab kebakaran tersebut diusut secara tuntas.

"Payung hukumnya sudah ada (Peraturan Daerah), pasca kejadian ini, pihak Pemerintah Daerah harus menginventarisir ribuan pabrik yang ada agar tidak terjadi kejadian serupa," ujarnya, Kamis (26/10/2017) diruang kerjanya.

Nazil mensinyalir banyak bangunan gedung dan pabrik di Kabupaten Tangerang yang belum memenuhi standar keselamatan gedung, salah satu standar yang mesti tersedia diantaranya alat pemadam api untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran.

Standar tersebut ditekankannya penting karena mengacu kepada dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) atau Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) .

"Apakah ini (penyebab kebakaran) karena human eror, natural eror atau policy eror atau kebijakan yang salah. Perusahaan itu idealnya ada Amdal atau UKL UPL, persyaratan untuk mengantisipasi hal itu," tambahnya.

Maka, lanjutnya, pengawasan dan pengecekan berkala harus terus dilakukan, agar peristiwa serupa bisa dihindari. "Supaya tidak terjadi kebakaran serupa, maka pengecekan berkala terkait keselamatan kerja, keselamatan produksi dan standar keamanan harus dilakukan," tukasnya.(RAZ/HRU)

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

BANDARA
Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Rabu, 15 April 2026 | 21:10

Menjelang musim haji 1447 H/2026 M, maskapai Garuda Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk menerbangkan lebih dari 100 ribu jemaah ke Tanah Suci.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill