Connect With Us

Polisi & Warga Kompak di Lokasi Puting Beliung Sukamulya

Mohamad Romli | Jumat, 17 November 2017 | 22:00

Para warga bergotong royong membenahi sebagian rumah yang hancur akibat angin puting beliung di Kampung Benda, Desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Jumat (17/11/2017). (@TangerangNews / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Kapolsek Balaraja, Kompol Wendy Andrianto mengatakan, pihaknya beserta warga setempat langsung bahu membahu membantu warga yang tertimpa musibah puting beliung di Kampung Benda, Desa Benda, Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/11/2017).

"Kami bergotong royong membantu warga dengan peralatan seadanya," ujarnya kepada TangerangNews.com.

Langkah pertama yang dilakukan pihaknya adalah membersihkan pohon tumbang yang menutupi area jalan di desa tersebut.

"Kami membuka dulu akses jalan yang tertutup pohon yang tumbang, sekarang sudah bisa dilalui," tambahnya.

Setelah membuka akses jalan tersebut, warga pun bergotong royong membereskan pohon tumbang yang menimpa atap rumah warga.

Wendy juga mengatakan, saat ini sebagian besar korban masih tetap bertahan dirumah masing-masing.

"Namun, ada juga yang mengungsi ke rumah tetangganya," jelasnya.

Sampai berita ini diturunkan pukul 19.00 WIB, warga beserta aparat dari Pemdes Benda, TNI dan Polri masih siaga dilokasi musibah tersebut .(DBI/HRU)

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

TANGSEL
Juara Sayembara Batik Tangsel 2026: Karya "Ming Galih Gaya" Angkat Perpaduan Budaya Betawi, Sunda dan Tionghoa

Juara Sayembara Batik Tangsel 2026: Karya "Ming Galih Gaya" Angkat Perpaduan Budaya Betawi, Sunda dan Tionghoa

Selasa, 1 September 2026 | 19:02

Sayembara Desain Batik Khas Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026 resmi menetapkan tiga karya terbaik setelah melalui proses penjurian ketat dan independen.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill