Connect With Us

Angin Puting Beliung Rusak 35 rumah di Tangsel

Yudi Adiyatna | Minggu, 2 April 2017 | 20:00

Tampak sebagian rumah hancur Tertimpa pohon, Akibat Hujan deras dan angin kencang besar yang terjadi pada Sabtu, (1/4/2017). di Kampung Cirompang RT 02 / RW 03 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu,Kota Tangerang Selatan, Minggu (02/4/2017). (@Tangerangnews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras dan angin kencang melanda kawasan Tangerang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya pada Sabtu, (1/4/2017). Puluhan rumah di Kampung Cirompang RT 02 / RW 03 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Tangsel rusak terkena angin puting beliung.

"Rumah yang hancur kena puting beliung ada 35 KK (Kepala Keluarga) terdiri dari 15 rumah yang tertimpa pohon dan 20 rumah yang atap nya tersapu angin puting beliung.  Juga tiga mobil warga rusak akibat kejadian ini, total ada 30 pohon yang roboh," ujar Ketua RT 02/03 , Regha kepada TangerangNews.com Minggu (2/4/2017).



Dari Pihak Pemkot Tangsel sudah berkunjung ke lokasi, mulai  dari BPBD, Binamarga dan Badan Lingkungan Hidup.  "Bahkan tadi siang Pak Camat dan Pak Lurah sudah datang kesini tadi," sambung Regha.

Sebetulnya, kata dia, pihaknya sangat berharap ada bantuan logistik dan material bangunan agar warga bisa segera memperbaiki rumah yang rusak.

Namun, hingga saat ini belum ada bantuan apapun yang diberikan ke warga. "Kami berharap dari Pemkot Tangsel bisa segera memberikan bantuan," ungkap Regha.

Sementara, Kepala BPBD Tangsel, Chairudin yang dihubungi TangerangNews.com membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat  ke lokasi guna membantu warga yang rumahnya hancur imbas insiden tersebut.

"Pokoknya kami standbye membantu warga yang terkena bencana. Untuk Bantuan logistik nanti kordinasinya sama camat," papar Chaerudin.

NASIONAL
Bahlil Pastikan Bensin Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2028

Bahlil Pastikan Bensin Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2028

Jumat, 9 Januari 2026 | 12:23

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan kebijakan pencampuran etanol sebesar 10 persen ke dalam bahan bakar minyak jenis bensin atau E10 mulai diberlakukan paling lambat pada 2028.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill