Connect With Us

Angin Kencang Hancurkan Belasan Kios di Rajeg

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 Maret 2012 | 10:35

Kios yang menjadi korban angin kencang di Rajeg. (tangerangnews / tyo)

TANGERANGNEWS.com-Akibat diterjang angin kencang, belasan kios di wilayah  Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang menghancurkan bagian atap kios-kios tersebut, Senin (19/03/2012).
 
Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa runtuhnya atap kios tersebut.  Karena peristiwa itu terjadi pada dini hari.
 
Diduga selain karena angin bertiup kencang, kontruksi kios tidak sesuai standar. Tampak  di lokasi meski telah menggunakan rangka baja pada bagian atap, tetapi bangunan salah satu kios itu yang menjual sepatu itu luluh lantak rata dengan tanah. “Padahal baru dibangun 5 bulan lalu,” ujar Tomie, salah seorang keamanan kios kepada TangerangNews.com.  

 

 
Tomie mengaku, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (19/03/2012).  “Untung saja, jadi tidak ada korban. Atapnya ada yang terbang juga,” katanya.
 
Sedangkan Heri salah seorang penyewa kios mengungkapkan, dirinya sangat kecewa dengan bangunan kios yang dinilainya begitu rapuh.

”Angin memang kencang, tetapi saya pikir ini juga tak terlepas dari  permasalahan bangunan yang tidak sesuai standar,” terangnya. Dilokasi, tampak petugas Polsek Rajeg Kabupaten Tangerang sudah memasang garis polisi. (TYO)

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill