Connect With Us

Gempa Bumi, Tembok Gedung DPRD Kabupaten Tangerang Retak

Mohamad Romli | Selasa, 23 Januari 2018 | 15:00

Salah satu staff fraksi menunjukan keretakan di ruangan gedung DPRD Kabupaten Tangerang akibat peristiwa gempa, Selasa (23/1/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Gempa bumi yang terjadi Selasa (23/1/2018) sekitar pukul 13.34 WIB membuat panik warga serta pegawai yang sedang berada di Dedung DPRD Kabupaten Tangerang. Setelah sekitar sepuluh menit berada di lapangan Maulana Yudha Negara, warga serta pegawai tersebut pun kembali ke dalam ruangan.

Retak

Namun alangkah kagetnya, ketika beberapa orang melihat kerusakan pada sebagian gedung tersebut. Kerusakan itu diantaranya retaknya tembok gedung di lantai dua, terutama di ruang fraksi dan pimpinan DPRD.

Menurut Suhada, salah satu staff fraksi mengatakan, retaknya tembok itu baru terjadi hari ini. "Tadi sudah kami cek, hampir semua ruang fraksi temboknya retak," ujarnya.

Pantauan TangerangNews.com di lokasi, tembok yang retak itu sebagian besar pada posisi antara tiang gedung. Tembok retak juga terjadi pada sebagian gedung di lantai satu dan tiga, namun kondisi terparah di lantai dua.

BACA JUGA :

"Bahkan ada list plafon yang jatuh dan hampir jatuh," tambahnya.

Pantauan di lokasi, hingga pukul 15.00 WIB, warga serta pegawai DPRD masih siaga mengantisipasi terjadinya gempa susulan.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill