Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Guncangan gempa bumi yang bersumber di Lebak, Banten, terasa hingga Kota Tangerang, Selasa (23/1/2018), pukul 13.36 WIB. Para pegawai yang sedang beraktivitas di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pun panik.
Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Haris Gunawan pun merasakan guncangan gempa di kantornya yang terletak di lantai dua. "Iya gempa, tadi lagi dilantai dua, langsung turun keluar," ujarnya.
BACA JUGA:
Haris mengaku panik pada guncangan gempa yang terjadi beberapa detik saja. "Kerasa banget, makanya ini juga langsung lari," tuturnya.
Pantauan TangerangNews.com di Gedung Puspemkot, ketika gempa mengguncang terlihat hampir seluruh pegawai negeri sipil merasa panik, mereka berhamburan dari ruangan kerjanya. Aktivitas pegawai pun berhenti sejenak.
Bahkan, guncangan gempa pun terasa hingga wilayah Bandara Soekarno-Hatta.
"Kami keluar ruangan semua setelah terasa begitu kencang gempa tadi. Setelah 10 menit terasa, kami baru kembali ke ruangan masing-masing," ujar Andri, pegawai di area perkantoran Bandara Soekarno-Hatta.(RAZ/RGI)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi perhatian berbagai pihak.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews