Connect With Us

Tak Ada Kerusakan dan Korban Jiwa PascaGempa Mentawai

EYD | Kamis, 3 Maret 2016 | 05:12

Ilustrasi gempa Mentawai, Padang, Sumatera Barat (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Danlanud Padang Kolonel Penerbang I Putu Gede S mengatakan, aktifitas warga Padang sudah kembali normal pasca gempa yang berpusat di wilayah Kepulauan Mentawai. TNI dan personel lainnya juga sudah melakukan patroli. Sampai saat ini tidak ada laporan kerusakan bangunan dan korban jiwa akibat gempa tadi malam.

“Kegiatan hari ini sebagian besar warga sudah normal kembali. Kita harapkan tidak ada gempa lagi, kalau pun ada gempa susulan mudah-mudahan kami sudah siap untuk mengantisipasinya,” kata Gede di Lanud Padang, Sumbar, Kamis (3/3/2016).

Gede menambahkan, pemerintah daerah, BNPD, pihak TNI, dan unsur lainnya sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk jika ada kejadian susulan. Mereka juga akan rapat koordinasi yang rencananya digelar di kantor Gubernur Sumber mulai pukul 15.00 WIB sore ini.

“Kemudian dari TNI AU sendiri , dengan melihat kejadian ini, pimpinan kami melalui Pangkaop dua kemudian kru skuadron 5, melaksakan peninjauan langsung seperti yang kita laksanakan tadi. Dapat kita lihat tadi disana (Mentawai) kondusif aman. Danrem pagi tadi juga sudah meluncur kesana,” ujarnya.

“Kalau kita lihat situasi di sana, memang banyak rumah-rumah yang itu dibangun oleh Pemda untuk masyarakat di sana. Dibangun di atas bukit karena untuk antisipasi terjadinya tsunami dan dirancang dari bahan-bahan anti gempa,” tambahnya.

Gede menuturkan, hingga siang tadi tidak ada laporan adanya korban ataupun kerusakan rumah warga maupun infrastruktur terkait gempa yang semalam mengguncang. “Sampai sekarang belum ada. Namun kita tetap patroli keliling, kemudian kondisi di Lanud juga tidak ada kerusakan sama sekali. Namun, kita tidak menutup kemungkinan ada kerusakan-kerusakan kecil di daerah-daerah yang di luar Kota Padang,” tandasnya.

“Kegiatan hari ini sebagian besar warga sudah normal kembali. Kita harapkan tidak ada gempa lagi, kalau pun ada gempa susulan mudah-mudahan kami sudah siap untuk mengantisipasinya,” kata Gede di Lanud Padang, Sumbar, Kamis (3/3/2016).

Gede menambahkan, pemerintah daerah, BNPD, pihak TNI, dan unsur lainnya sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk jika ada kejadian susulan. Mereka juga akan rapat koordinasi yang rencananya digelar di Kantor Gubernur Sumbar.

“Kemudian dari TNI AU sendiri , dengan melihat kejadian ini, pimpinan kami melalui Pangkaop dua kemudian kru skuadron 5, melaksakan peninjauan langsung seperti yang kita laksanakan tadi. Dapat kita lihat tadi disana (Mentawai) kondusif aman. Danrem pagi tadi juga sudah meluncur kesana,” ujarnya.

“Kalau kita lihat situasi di sana, memang banyak rumah-rumah yang itu dibangun oleh Pemda untuk masyarakat di sana. Dibangun di atas bukit karena untuk antisipasi terjadinya tsunami dan dirancang dari bahan-bahan anti gempa,” tambahnya.

Gede menuturkan, hingga siang tadi tidak ada laporan adanya korban ataupun kerusakan rumah warga maupun infrastruktur terkait gempa yang semalam mengguncang. “Sampai sekarang belum ada. Namun kita tetap patroli keliling, kemudian kondisi di Lanud juga tidak ada kerusakan sama sekali. Namun, kita tidak menutup kemungkinan ada kerusakan-kerusakan kecil di daerah-daerah yang di luar Kota Padang,” tandasnya.

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

TANGSEL
Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Jumat, 18 September 2026 | 20:55

Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terungkap bahwa 13 persen di antaranya mengalami anemia, yang mayoritas menyerang remaja putri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill