Hujan Ringan Berpotensi Guyur Kota Tangerang di Awal Oktober 2026
Selasa, 29 September 2026 | 10:24
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprakirakan kondisi cuaca periode 28 September hingga 4 Oktober 2026 di Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian serius Ahmed Zaki Iskandar. Kedua sektor tersebut berkontribusi penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Tak heran, pria yang akrab disapa Bang Zaki itu pun pada periode lima tahun kepemimpinannya, langsung melakukan gebrakan melalui program Pembangunan Sarana Sanitasi Berbasis Sekolah (Sanisek).
Sanisek yang meliputi pembangunan sarana toilet, instalasi pengolahan air limbah, prasarana cuci tangan pakai sabun, dan penyediaan sarana air bersih di lingkungan sekolah negeri itu banyak mendapatkan apresiasi dari kancah internasional.
Bahkan, dalam sebuah perhelatan Forum Pertukaran Pembelajaran Internasional di tahun 2016, Zaki didaulat menjadi narasumber untuk berbagi pengalaman terkait program tersebut kepada peserta yang berasal dari 18 Negara.
Saat itu, Zaki menegaskan, dunia pendidikan memiliki peran penting untuk membiasaan anak didik berperilaku hidup sehat. Dengan demikian, kelak mereka sudah terbiasa hidup bersih dan sehat.
Lingkungan sekolah yang bersih pun memungkinkan anak-anak dapat belajar dengan baik, sehingga derajat kesehatan meningkat yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan.
Setelah menuntaskan program tersebut, kini fokus sosok putra mantan Bupati Tangerang, Ismet Iskandar itu akan memberikan perhatian khusus pada kondisi sanitasi di lingkungan pondok pesantren.
Program tersebut pun telah dirancang dan akan mulai direalisasikan pada 2018 ini.
Maka, ia pun meneguhkan komitmennya tersebut dalam visi pemerintahan jilid dua ketika memutuskan kembali maju sebagai calon Bupati Tangerang periode 2018-2023.
Mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, cerdas, sehat dan sejahtera menjadi visi pemerintahannya. Visi yang kemudian ditegaskan dengan semangat meningkatkan akses dan mutu pelayanan pendidikan.
“Pondok pesantren salah satu lembaga pendidikan non formal yang sangat penting dalam melahirkan santri-santri yang berilmu, berbudi pekerti dan berbakti pada nusa dan bangsa. Kondisi sanitasi yang baik sangat penting untuk mendukung belajar dan mengajar,” ujar Zaki.
Sanitren juga diharapkan berkontribusi untuk pencapaian visi Tangerang menjadi kota yang religius dengan sekitar 1000 pondok pesantren salafinya.
"Pondok pesantren berkontribusi penting dalam pembangunan di Kabupaten Tangerang, dengan program sanitren juga saya meneguhkan tekad mewujudkan visi Kabupaten Tangerang yang religius," tukasnya.(RAZ/HRU)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprakirakan kondisi cuaca periode 28 September hingga 4 Oktober 2026 di Kota Tangerang.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan tidak akan memberikan pendampingan maupun bantuan hukum kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews